Ribuan Warga Muhammadiyah Kabupaten Pemalang Antusias Hadiri Pengajian Puncak Milad Ke 113 Muhammadiyah
PEMALANG – Ribuan warga Muhammadiyah dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pemalang memadati halaman SMK Muhammadiyah Ulujami untuk mengikuti pengajian akbar puncak peringatan Milad Kem 113 Muhammadiyah. Minggu (23/11/2025). Suasana penuh antusias dan kekhidmatan tampak sejak pagi, ketika jamaah mulai berdatangan untuk menyimak tausiyah dari tokoh nasional, Wakil Menteri Haji dan Umroh, Dr. H. Dahnil Anzar Simanjuntak, S.E., M.E.
Pengajian ini menjadi puncak rangkaian Milad ke-113 Muhammadiyah di Kabupaten Pemalang, yang sebelumnya telah diisi berbagai lomba, jalan sehat, dan Upacara Milad Muhammadiyah.
Wakil Ketua PDM Pemalang, Firdaus Ma'arif menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas antusiasme warga Muhammadiyah yang datang dari berbagai penjuru Pemalang. Ia menilai bahwa semangat kebersamaan warga persyarikatan adalah modal utama dalam meneruskan agenda dakwah dan pelayanan masyarakat.
"Atas nama Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pemalang, kami menyampaikan terima kasih atas kebersamaan kehadiran Wamen Haji dan Umroh Dr. Dahnil Anzhar di Pemalang. Momentum Milad ke-113 ini adalah saat yang tepat untuk memperkuat komitmen kita dalam dakwah, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan umat," ujar Firdaus Ma’arif.
Dalam ceramah utamanya, Dahnil Anzar juga menegaskan kembali identitas Muhammadiyah sebagai gerakan pemurnian. Namun, ia meluruskan bahwa pemurnian yang dimaksud bukanlah sikap yang menafikan budaya atau etika lokal yang telah mengakar dalam masyarakat.
"Muhammadiyah adalah gerakan pemurnian, tetapi harus dipahami bahwa pemurnian itu bukan berarti mengabaikan nilai-nilai etika lokal. Justru Muhammadiyah hadir untuk menyempurnakan, meluruskan, dan membawa nilai-nilai Islam agar selaras dengan kearifan lokal yang baik, jelas Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah periode 2014-2018 itu.
Dahnil mendorong seluruh warga Muhammadiyah untuk terus belajar, memperluas wawasan, dan memperdalam ilmu agama agar mampu mempertahankan tradisi keilmuan yang menjadi ciri khas persyarikatan.
"Warga Muhammadiyah harus belajar terus. Semangat belajar ini yang menjadikan Muhammadiyah mampu memberikan pencerahan dan kemajuan bagi umat," tambahnya.
Acara berlangsung meriah dan tertib, ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan Muhammadiyah serta kemajuan Kabupaten Pemalang dan bangsa Indonesia.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow