Resepsi Milad ke-109 'Aisyiyah Sumut Teguhkan Dakwah Kemanusiaan dan Kolaborasi Menuju Muktamar ke-49

Resepsi Milad ke-109 'Aisyiyah Sumut Teguhkan Dakwah Kemanusiaan dan Kolaborasi Menuju Muktamar ke-49

Smallest Font
Largest Font

MEDAN — Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah (PWA) Sumatra Utara menggelar Resepsi Milad ke-109 'Aisyiyah di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Senin (6/7). Mengusung tema "Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian", kegiatan ini menjadi momentum memperteguh komitmen dakwah kemanusiaan sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam menyongsong Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan 'Aisyiyah pada 2027.

Ketua PWA Sumatra Utara, Nur Rahma Amini, menegaskan bahwa dakwah kemanusiaan merupakan ruh perjuangan 'Aisyiyah sejak organisasi tersebut berdiri pada 1917. Menurutnya, dakwah harus diwujudkan melalui aksi nyata yang menghadirkan manfaat bagi masyarakat dengan mengedepankan nilai kasih sayang, toleransi, dan perdamaian sebagai manifestasi Islam rahmatan lil 'alamin.

"Esensi dakwah bukan sekadar dibicarakan, tetapi dibuktikan melalui kerja nyata. Dakwah kemanusiaan menjadi ikhtiar kita dalam merespons berbagai persoalan seperti kesenjangan sosial, bencana alam, krisis kesehatan, hingga krisis ekonomi, dengan tujuan menghadirkan solusi nyata untuk mengangkat harkat dan martabat, khususnya perempuan," ujarnya dalam pidato Milad.

Nur Rahma menambahkan, sebagai Gerakan Perempuan Islam Berkemajuan, 'Aisyiyah terus menunjukkan kiprah nyata di berbagai bidang kehidupan. Hal tersebut sejalan dengan Risalah Perempuan Berkemajuan hasil Muktamar ke-48 di Surakarta yang menegaskan peran strategis perempuan dalam menghadirkan kebajikan dan membangun peradaban.

Ia juga mengapresiasi seluruh majelis dan lembaga PWA Sumatra Utara yang telah menjalankan berbagai program strategis periode 2022–2027. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa masih banyak amanah yang harus dituntaskan, terutama menjelang Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan 'Aisyiyah.

"Tugas kita belum selesai. Muktamar sudah di depan mata. Karena itu, kita harus terus memperkuat sinergi dan kolaborasi agar mampu menyukseskan amanah besar tersebut," tegasnya.

Senada dengan itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Akrim Lubis, menyambut baik penyelenggaraan resepsi Milad di kampus UMSU. Menurutnya, Milad ke-109 memiliki makna strategis karena menjadi bagian dari rangkaian persiapan menuju Muktamar ke-49 yang akan diselenggarakan di Medan dan Deli Serdang, dengan UMSU sebagai salah satu lokasi kegiatan.

"Persiapan menuju Muktamar tinggal sekitar 15 bulan lagi. UMSU siap mendukung penuh dan menjadi ruang yang nyaman bagi kader-kader perempuan untuk terus berkembang," ujarnya.

Akrim menilai UMSU telah menjadi ruang tumbuh kepemimpinan perempuan. Hal itu tercermin dari banyaknya kader 'Aisyiyah yang dipercaya menduduki posisi strategis di lingkungan kampus.

Apresiasi terhadap kiprah 'Aisyiyah juga disampaikan Bendahara Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatra Utara, Muhammad Qorib. Ia menilai kader-kader 'Aisyiyah selalu hadir di garis depan dalam berbagai aksi kemanusiaan.

Ia mengisahkan pengalamannya saat mengunjungi daerah terdampak bencana di Serdang Bedagai dan Langkat. Ketika rombongan PWM tiba di lokasi, masyarakat menyampaikan bahwa kader-kader 'Aisyiyah telah lebih dahulu memberikan pelayanan kepada para penyintas.

"Ketika kami datang, masyarakat mengatakan bahwa ibu-ibu 'Aisyiyah sudah lebih dahulu berada di lokasi. Ini membuktikan bahwa 'Aisyiyah selalu bergerak melalui tindakan nyata," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Muhammad Qorib juga menegaskan komitmen UMSU untuk terus menjadi mitra strategis 'Aisyiyah melalui penguatan kepemimpinan perempuan, pengembangan riset, serta kolaborasi dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Resepsi Milad ke-109 turut diwarnai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara PWA Sumatra Utara dan Maybank Indonesia senilai Rp1,492 miliar. Kerja sama tersebut ditujukan untuk mendukung pembinaan 50 pelaku UMKM perempuan dari kalangan mustahik melalui program pemberdayaan ekonomi kreatif bersama Maybank Islamic.

Regional Director Maybank Indonesia, Erlina Salim, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam memperkuat pemberdayaan perempuan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program yang berkelanjutan.

"Kolaborasi ini merupakan inisiatif yang bermakna untuk memberdayakan perempuan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan. Suatu kehormatan bagi Maybank melalui unit usaha syariah untuk menjadi bagian dari kolaborasi penting ini bersama Maybank Islamic Berhad," katanya.

Melalui resepsi Milad ke-109 ini, PWA Sumatra Utara tidak hanya meneguhkan semangat dakwah kemanusiaan, tetapi juga menunjukkan kuatnya kolaborasi antara organisasi, perguruan tinggi, dan dunia usaha dalam membangun pemberdayaan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan menjadi bekal penting menuju Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan 'Aisyiyah sekaligus memperluas kontribusi 'Aisyiyah bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan semesta.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow