Ramadan Penuh Makna, LAZISMU PKU Ajak Siswa SLB Muhammadiyah se-DIY Buka Puasa di Hotel Mewah

Ramadan Penuh Makna, LAZISMU PKU Ajak Siswa SLB Muhammadiyah se-DIY Buka Puasa di Hotel Mewah

Smallest Font
Largest Font

SLEMAN — Senyum bahagia terpancar dari wajah ratusan siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Muhammadiyah se-Daerah Istimewa Yogyakarta saat melangkah memasuki ruang pertemuan Hotel Alana Yogyakarta, Jalan Palagan Tentara Pelajar KM.7, Mudal, Sariharjo, Ngaglik, Sleman. Sabtu (7/3).

Di tempat yang biasanya identik dengan pertemuan formal dan tamu-tamu hotel, sore itu suasana berubah hangat oleh tawa, semangat, dan kebersamaan dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar LAZISMU RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta–Gamping–Sleman.

Anak-anak difabel tersebut hadir bersama orang tua/wali dan guru pendamping. Bagi sebagian dari mereka, pengalaman berbuka puasa di hotel berbintang menjadi momen yang tidak biasa. Ini jadi pengalaman yang memberi kesan mendalam sekaligus menghadirkan kebahagiaan di bulan suci Ramadan.

Ini merupakan agenda tahunan LAZISMU PKU Muhammadiyah sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi kepada para siswa difabel yang menempuh pendidikan di SLB Muhammadiyah. 

Tidak sekadar berbagi hidangan berbuka, acara juga diisi dengan motivasi, hiburan, serta penguatan semangat belajar bagi para peserta didik. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan siswa, guru, wali murid, serta para donatur. 

Acara dibuka oleh anggota Badan Pembina Harian (BPH) RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan Gamping, dr. Syafak Hanum, Sp.A, yang menyampaikan pesan inspiratif kepada para siswa agar tetap percaya diri dalam menjalani pendidikan dan kehidupan.

“Anak-anak semua luar biasa. Setiap anak memiliki keistimewaan dan potensi masing-masing. Tetaplah semangat belajar dan berkarya dengan segala perbedaan yang dimiliki,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi konsistensi LAZISMU PKU Muhammadiyah yang setiap tahun menghadirkan program Ramadan yang memberikan kebahagiaan bagi anak-anak difabel.

Apresiasi serupa disampaikan Wakil Ketua Majelis Pembina Kesejahteraan Sosial (MPKS) PP Muhammadiyah, Dr. Ridwan Furqoni, S.Pd.I., M.P.I. Menurutnya, kegiatan semacam ini bukan hanya menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak difabel, tetapi juga memperkuat semangat kepedulian sosial di lingkungan Muhammadiyah.

“Keterbatasan bukan penghalang untuk terus belajar dan berprestasi. Anak-anak harus tetap semangat karena masa depan masih terbuka luas,” ungkap Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY itu.

Dalam kesempatan tersebut, LAZISMU juga memberikan kado apresiasi kepada para guru SLB Muhammadiyah se-DIY sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam mendampingi dan mendidik anak-anak berkebutuhan khusus.

Pengurus LAZISMU PKU Muhammadiyah, Alfis Khoirul Khisholi, menjelaskan bahwa kegiatan ini terselenggara berkat dana zakat yang dihimpun dari para dokter RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, Gamping, dan Sleman.

“Program ini merupakan amanah dari zakat para dokter yang kami kelola melalui LAZISMU. Harapannya, zakat ini dapat menghadirkan kebahagiaan Ramadan sekaligus memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak difabel dan juga apresiasi untuk para guru yang mendampingi mereka,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, LAZISMU PKU Muhammadiyah berharap dapat terus menghadirkan program sosial yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak difabel di lingkungan SLB Muhammadiyah se-DIY.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow