Pensiunan Alumni SMP Muhammadiyah 7 Yogya Harus Mandiri dan Tidak Njagakke Pemerintah

Pensiunan Alumni SMP Muhammadiyah 7 Yogya Harus Mandiri dan Tidak Njagakke Pemerintah

Smallest Font
Largest Font

YOGYA – Bagi pensiunan dari lembaga manapun sekarang memiliki banyak waktu untuk beraktivitas dan secara kreatif berkarya. Karenanya rasanya menjadi wajib, bagi para pensiunan untuk memiliki ketrampilan dan berkegiatan produktif dan kekinian. 

Demikian harapan Ketua Paguyuban Alumni Moetoe Hj Nilawati Isdwiantari, S.Pd, M.Pd. saat bersama beberapa mantan guru dan karyawan SMP Muhammadiyah 7 Kotagede Yogyakarta latihan mahir membatik di Rumah Batik Dharmo Kotagede, Selasa (11/3).

Para pensiunan, lanjutnya banyak memiliki waktu yang bisa dimanfaatkan utamanya produktif, sehat, bahagia sekaligus memberikan pendapatan baru selain uang pensiunan. Menurutnya, penisunan itu jangan terlalu berharap banget dari uang pensiun, tapi juga harus mandiri dan kekinian. 

Salah satu kegiatan adalah workshop atau lokakarya sampai mahir membuat desain motif dan produksi batik untuk fesyen dan pernak-pernik. Workshop Batik Dharmo yang berpusat di Ngasem menjadi riuh ramai ketika puluhan Kasepuhan diajari nyanting dan nglorot Batik. Proses menarik dan tlaten menjadikan rasa menghargai sebuah karya.

Ustadz Nahrowi yang ikut membatik sangat tertantang untuk melanjutkan menjadi sebuah gawean baru bagi pensiunan, apalagi kemampuan membuat narasi dan syair sastrawi akan lebih menjadikan sebuah kain bisa berkata kata penuh makna. "Alhamdulillah saya akan padukan dalam selembar kain batik menjadi karya yang bermuatan sastra juga" harapnya. 

Bersama para pensiunan lain ustadz Nahrowi memulai dengan membuat desain yang sesuka hati, dan lebih para ciri modernitas, bukan batik klasik. Kemudian setelah nyanting, diajarkan bagaimana pewarnaan dan nglorot dalam sebuah proses produksi. "Hasilnya memang batik itu menakjubkan dan harus dihargai," katanya.

Hj. Nilawati menyampaikan kegiatan membatik bagi pensiunan ini akan berlanjut dengan pendampingan bisnis agar memiliki manfaat utk lebih memberikan warna bahwa pensiunan juga dapat berkarya dengan hebat dan kreatif sekaligus kegiatan bisnis baru.

Selain itu, gerakan membatik ini juga akan menjadi kegiatan massal para murid dan guru karyawan di SMP Muhammadiyah 7 Kotagede Yogyakarta yang pada 1 Agustus 2025 nanti genap mencapai 60 tahun "Semua alumni dan siswa, insya Allah akan mengenakan seragam buatan sendiri secara kreatif dan membanggakan," tandas Nilawati. 

Ustadz Nahrowi

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    1
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow