LAZISMU DIY Tutup RAKERWIL 2026, Tetapkan Target Penghimpunan Rp 74 Miliar dan Perkuat Standarisasi ISO

LAZISMU DIY Tutup RAKERWIL 2026, Tetapkan Target Penghimpunan Rp 74 Miliar dan Perkuat Standarisasi ISO

Smallest Font
Largest Font

SLEMAN — LAZISMU Daerah Istimewa Yogyakarta resmi menutup Rapat Kerja Wilayah (RAKERWIL) 2026 pada Sabtu (6/12) di University Hotel UIN Sunan Kalijaga. Agenda tahunan ini menetapkan arah strategis lembaga untuk satu tahun ke depan, sekaligus memperkuat posisi LAZISMU DIY sebagai salah satu penggerak filantropi Islam paling progresif di tingkat nasional. 

Ketua LAZISMU DIY, Jefree Fahana, S.T., M.Kom., menegaskan bahwa seluruh keputusan dalam RAKERWIL tahun ini akan difokuskan pada implementasi yang serius, terintegrasi, dan berkelanjutan.

“Rencana strategis 2026 harus benar-benar dijalankan. Semua program wajib terintegrasi, berdampak, dan berkelanjutan,” ujar Jefree dalam sambutannya.

Salah satu amanah penting yang ditetapkan adalah standarisasi ISO untuk meningkatkan kualitas tata kelola. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY Dr. Muhammad Ikhwan Ahada, M.A. pada Baitul Arqam PWM DIY beberapa waktu lalu.

“Tim khusus akan dibentuk, termasuk sejumlah penyesuaian prosedur, agar proses menuju sertifikasi ISO dapat tercapai,” jelas Jefree.

LAZISMU DIY juga berkomitmen memperluas program kolaboratif, baik dalam penghimpunan, pendistribusian, maupun pendayagunaan dana. Seluruh enap pilar LAZISMU, yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, lingkungan, sosial kemanusiaan, dan dakwah diharapkan dapat diorkestrasi hingga tingkat kantor daerah dan layanan. Perbaikan tata kelola organisasi serta pelayanan kepada donatur dan muzakki yang sesuai standar operasional prosedur (SOP) juga dipastikan menjadi perhatian utama.

Pada RAKERWIL ini, LAZISMU DIY menetapkan target penghimpunan tahun 2026 sebesar Rp 74.389.037.782, jauh di atas target nasional yang ditetapkan LAZISMU Pusat, yakni Rp 60 miliar. Optimisme ini berangkat dari capaian tahun-tahun sebelumnya, di mana pada 2024, LAZISMU DIY menargetkan Rp 42 miliar untuk 2025 dan justru mampu menghimpun dana sebesar Rp 52 miliar. 

“Ini bukan angan-angan. Berdasarkan pengalaman, insya Allah target 74 miliar sangat realistis,” kata Jefree.

Ia menambahkan bahwa status LAZISMU DIY sebagai LAZISMU terbaik nasional harus menjadi motivasi bagi seluruh kantor daerah dan layanan untuk terus berinovasi. Jefree juga menekankan pentingnya sinergi dengan majelis, lembaga, ortom, dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).

“Kekuatan kita ada pada persyarikatan. Kami memohon arahan PWM DIY dan dukungan PDM serta PCM agar program LAZISMU semakin terarah dan berdampak,” tegasnya.

Pada kesempatan ini, diadakan penganugerahan LAZISMU DIY Award 2025 kepada kantor daerah dan layanan sebagai bentuk apresiasi atars program unggulan dan berdampak luas bagi masyarakat. Berikut para penerima penghargaan:

Dengan selesainya RAKERWIL 2026, LAZISMU DIY menegaskan komitmennya untuk terus menguatkan peran filantropi, memperluas manfaat, dan menjaga amanah para donatur melalui program yang terukur dan berdampak bagi masyarakat.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow