Konflik Timur Tengah Memanas, Pemberangkatan Jemaah Haji Indonesia Tetap Sesuai Jadwal
SURABAYA — Pemerintah memastikan pemberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 1447 Hijriah tetap berjalan sesuai rencana meski situasi keamanan di kawasan Timur Tengah memanas. Sejumlah skenario, termasuk pengalihan rute penerbangan, telah disiapkan sebagai langkah antisipasi.
Hal itu disampaikan Penasehat Presiden Bidang Haji sekaligus Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muhadjir Effendy, saat berada di Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Kertomenanggal, Surabaya, Jumat (17/4).
“Haji alhamdulillah sudah berjalan ini. Intinya insyaallah berjalan seperti biasa,” kata Muhadjir.
Menurut dia, pemerintah terus memantau perkembangan konflik di Timur Tengah dan menyiapkan langkah darurat jika situasi memburuk. Salah satu antisipasi utama ialah perubahan jalur penerbangan bagi jemaah haji Indonesia menuju Arab Saudi.
Selama kondisi memungkinkan, penerbangan akan menggunakan rute normal seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun bila wilayah udara tertentu, termasuk langit Oman, dinilai tidak aman, pesawat akan dialihkan melalui jalur Afrika Timur.
Rute alternatif tersebut akan memutar melewati kawasan Laut Merah sebelum menuju Arab Saudi. Perubahan jalur diperkirakan menambah waktu tempuh sekitar dua jam dan berpotensi membutuhkan transit.
“Digeser ke Afrika Timur, kemudian putar Laut Merah, baru ke Masjidil Haram. Kalau terjadi, itu butuh tambahan waktu dua jam dan mungkin juga perlu ada tempat transit,” ujarnya.
Muhadjir menjelaskan, penggunaan jalur alternatif akan berdampak pada kenaikan biaya operasional penerbangan, terutama kebutuhan bahan bakar pesawat. Pemerintah memperkirakan tambahan anggaran mencapai Rp1,7 triliun.
Meski demikian, ia menegaskan tambahan biaya tersebut tidak akan dibebankan kepada jemaah haji. Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan dukungan anggaran agar keberangkatan tetap berjalan tanpa menambah beban calon jemaah.
“Pak Prabowo sudah minta tidak boleh memberi beban kepada jemaah,” kata Muhadjir.
Dengan skenario yang telah disusun, pemerintah berharap pelaksanaan ibadah haji tahun ini tetap lancar, aman, dan sesuai jadwal meski diwarnai ketidakpastian geopolitik kawasan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow