Keren! Skor Employer Reputation UMY Melonjak 67% di QS WUR 2027
YOGYAKARTA — Lulusan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) rata-rata hanya membutuhkan waktu 3,9 bulan untuk memasuki dunia kerja. Capaian tersebut turut mendorong lonjakan skor Employer Reputation UMY sebesar 67 persen dalam pemeringkatan QS World University Rankings (QS WUR) 2027.
Peningkatan tersebut menjadi yang tertinggi di antara seluruh indikator yang berkaitan dengan aspek employability atau keterserapan lulusan dalam QS WUR 2027.
Wakil Rektor Bidang Mutu, Reputasi, dan Kemitraan UMY, Prof. Ir. Slamet Riyadi, M.Sc., Ph.D., mengatakan bahwa keterserapan lulusan menjadi salah satu fokus utama pengembangan universitas, di samping penguatan bidang riset dan kewirausahaan.
“Kami sangat concern terhadap employability, keterserapan lulusan, dan juga employer impact. Dampak ini lebih luas, yakni bagaimana alumni UMY mampu menjadi pemimpin di berbagai bidang, termasuk organisasi, politik, industri, dan sektor lainnya,” ujarnya dalam kegiatan Syukuran QS WUR 2027 di UMY, Rabu (24/6).
Dalam QS WUR, aspek employability diukur melalui dua indikator utama, yakni employer reputation dan employment outcomes. employer reputation menilai persepsi para pemberi kerja di berbagai negara terhadap kualitas lulusan suatu perguruan tinggi, sedangkan employment outcomes mengukur tingkat keterserapan kerja sekaligus dampak yang dihasilkan alumni setelah lulus.
Menurut Slamet, penilaian dampak alumni tidak hanya berfokus pada keberhasilan memperoleh pekerjaan, tetapi juga kontribusi yang diberikan alumni di masyarakat dan dunia profesional.
“Berdasarkan data yang kami miliki, masa tunggu kerja lulusan UMY rata-rata 3,9 bulan. Selain itu, QS juga menilai dampak alumni, misalnya mereka yang memperoleh penghargaan, menjadi pemimpin bisnis, pemimpin organisasi, maupun pemimpin politik. Aspek-aspek inilah yang turut diperhitungkan dalam penilaian,” jelasnya.
Pada QS WUR 2027, kedua indikator tersebut mencatat peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Skor Employer Reputation naik hingga 67 persen, sementara Employment Outcomes meningkat sebesar 37 persen.
Tidak hanya di QS WUR, capaian UMY dalam aspek keterserapan lulusan juga memperoleh pengakuan dari pemeringkatan internasional lainnya. Dalam Times Higher Education (THE) Impact Rankings 2026, UMY berhasil menempati peringkat 101–200 dunia untuk Sustainable Development Goals (SDGs) 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
Peringkat tersebut menjadi capaian terbaik UMY di antara seluruh indikator yang dinilai dalam THE Impact Rankings 2026.
Beberapa indikator yang mendukung pencapaian tersebut antara lain tingginya partisipasi mahasiswa dalam program work placement atau magang yang mencapai 95,1 persen, jaminan kontrak kerja bagi tenaga kependidikan sebesar 74,8 persen, serta besaran pengeluaran per karyawan yang mencerminkan komitmen UMY sebagai institusi pemberi kerja yang bertanggung jawab.
Slamet menegaskan bahwa keberhasilan UMY dalam aspek employability merupakan hasil dari ekosistem pendidikan yang dibangun secara berkelanjutan. Menurutnya, kualitas pembelajaran, penguatan jejaring industri, program magang, hingga budaya kewirausahaan yang ditanamkan kepada mahasiswa menjadi faktor penting yang mendukung keberhasilan tersebut.
“Pada akhirnya, keterserapan dan dampak alumni merupakan cerminan kualitas ekosistem pendidikan yang dibangun universitas. Karena itu, kami terus berupaya memperkuat kolaborasi dengan dunia industri, meningkatkan kualitas pembelajaran, dan memperluas peluang mahasiswa untuk memperoleh pengalaman profesional sejak masih kuliah,” pungkasnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow