Kader PC IMM Djazman Al Kindi Kota Yogya Raih Juara Umum Seni Wushu Tradisional

Kader PC IMM Djazman Al Kindi Kota Yogya Raih Juara Umum Seni Wushu Tradisional

Smallest Font
Largest Font

SLEMAN – Ajang bergengsi Indonesia Wushu League (IWL) 2025 kembali digelar pada tanggal 25 hingga 29 Agustus 2025 di Sleman City Hall, Yogyakarta. Kompetisi yang menghadirkan para praktisi wushu terbaik se-Indonesia ini berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai kategori pertandingan seni wushu.

Salah satu kabar membanggakan datang dari Daerah Istimewa Yogyakarta, tepatnya dari atlet muda berbakat bernama Ashraf Nayif Abdullah, kader Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Djazman Al Kindi Kota Yogyakarta. Dalam kejuaraan ini, Ashraf berhasil menorehkan prestasi luar biasa dengan meraih juara umum seni wushu tradisional Siu Nim Tao kelas senior ZX pada nomor urut 3 dengan perolehan medali perunggu.

Prestasi ini menambah daftar panjang capaian membanggakan anak muda Yogyakarta di kancah olahraga bela diri, sekaligus meneguhkan posisi Ashraf sebagai salah satu atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional.

IWL 2025 tahun ini diikuti oleh 76 perguruan wushu dari seluruh Indonesia, yang masing-masing menampilkan atlet-atlet terbaiknya. Tidak hanya itu, panitia juga menghadirkan jajaran juri berkompeten yang telah lama berkecimpung di dunia wushu nasional. Kehadiran juri-juri berpengalaman ini menjadikan kompetisi berlangsung ketat, objektif, dan penuh sportivitas.

Para peserta dituntut untuk menampilkan teknik, keindahan gerakan, kekuatan, serta konsistensi dalam setiap nomor yang dipertandingkan. Seni wushu tradisional Siu Nim Tao sendiri dikenal sebagai salah satu cabang yang membutuhkan ketenangan, pengendalian diri, sekaligus kekuatan fisik yang stabil. Tidak heran jika hanya atlet yang benar-benar menguasai teknik dengan baik yang mampu keluar sebagai juara.

Ashraf –sapaan akrabnya telah menekuni seni bela diri wushu sejak duduk di bangku sekolah menengah. Konsistensinya dalam berlatih menjadikan dirinya semakin matang dalam menguasai berbagai teknik, khususnya seni wushu tradisional. Dukungan penuh dari pelatih, keluarga, serta lingkungan organisasi tempat ia bernaung, IMM Djazman Al Kindi Kota Yogyakarta, menjadi motivasi tersendiri yang mendorongnya untuk terus berprestasi.

Dalam ajang IWL 2025 ini, Ashraf tampil penuh percaya diri. Gerakan demi gerakan ditampilkan dengan presisi, harmonisasi, serta ekspresi yang meyakinkan. Sorakan dukungan penonton dan rekan satu tim kian membangkitkan semangatnya untuk menunjukkan penampilan terbaik. Pada akhirnya, performa konsisten Ashraf membuatnya berhasil mengungguli lawan-lawannya dan meraih juara umum pada nomor yang ia ikuti.

Usai dinobatkan sebagai juara, Ashraf menyampaikan rasa syukur sekaligus pesan motivasi kepada publik.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras, latihan yang disiplin, dan dukungan dari pelatih yang hebat, kami dapat memenangkan pertandingan ini. Tentunya tidak luput dari doa, usaha, ikhtiar, dan tawakkal dari setiap pihak yang terlibat. Kami berharap prestasi ini menjadi langkah awal menuju kesuksesan-suksesan lainnya.”

Kata-kata penuh semangat ini tidak hanya menggambarkan rasa syukur Ashraf, tetapi juga mengajarkan pentingnya dedikasi, keuletan, dan semangat pantang menyerah dalam meraih prestasi.

Keberhasilan Ashraf juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pimpinan Cabang IMM Djazman Al Kindi Kota Yogyakarta. Organisasi mahasiswa yang selama ini dikenal aktif dalam bidang dakwah, sosial, dan kaderisasi tersebut menunjukkan bahwa kadernya mampu berprestasi tidak hanya di bidang akademik dan sosial, tetapi juga di bidang olahraga.

Prestasi Ashraf diyakini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda IMM lainnya untuk terus berkembang sesuai minat dan bakat masing-masing, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman, kemuhammadiyahan, dan keilmuan yang menjadi dasar perjuangan organisasi.

Ke depan, Ashraf berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dirinya sebagai atlet wushu. Ia berharap dapat mewakili Indonesia di ajang internasional, sekaligus mengharumkan nama Yogyakarta dan IMM di kancah dunia. “Saya percaya bahwa dengan doa, usaha, dan konsistensi, prestasi yang lebih tinggi bisa kita raih,” ungkapnya.

Sementara itu, pihak panitia IWL 2025 menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap semua atlet yang telah berpartisipasi. Mereka menegaskan bahwa kompetisi ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi juga tentang mempererat persaudaraan antarpraktisi wushu di seluruh Indonesia.

Prestasi yang diraih Ashraf Nayif Abdullah dalam Indonesia Wushu League 2025 di Sleman City Hall bukan hanya sekadar kemenangan personal, tetapi juga kebanggaan kolektif bagi IMM Djazman Al Kindi Yogyakarta, masyarakat Yogyakarta, serta dunia olahraga Indonesia. Di tengah derasnya arus modernisasi, kehadiran generasi muda yang masih konsisten menekuni seni bela diri tradisional seperti wushu menjadi simbol pelestarian budaya sekaligus peneguhan identitas bangsa.

Dengan keberhasilan ini, Ashraf telah membuktikan bahwa kerja keras, doa, dan ketekunan akan selalu membuahkan hasil. Semoga prestasi ini menjadi pijakan awal menuju keberhasilan-keberhasilan lain yang lebih besar, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    1
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow