Dari Hilirisasi ke Destinasi: Muhammadiyah Lampung Angkat UMKM Lewat SIGERPreneur
BANDAR LAMPUNG – Muhammadiyah Lampung resmi menginisiasi Kick Off SIGERPreneur sekaligus Sarasehan UMKM sebagai upaya memperkuat peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam menopang ekonomi umat. Acara digelar pada Sabtu (6/9) di Gedung PW ‘Aisyiyah Lampung, Kota Bandar Lampung.
Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama Lembaga Pengembang UMKM PWM Lampung, Majelis Ekonomi Bisnis dan Pariwisata (MEBP) PWM Lampung, Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) PWA Lampung, serta LAZISMU Lampung. Tema yang diangkat adalah “Dari Hilirisasi ke Destinasi: Meningkatkan Daya Saing UMKM dalam Mendukung Pariwisata Berkelanjutan.”
Acara dihadiri oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Lampung Agnesia Bulan Marindo, S.E., Ketua PWM Lampung Prof. Dr. H. Sudarman, M.Ag., Ketua PWA Lampung Prof. Enizar, jajaran pimpinan MEBP PWM Lampung, perwakilan Dinas Perindustrian, Dinas Koperasi dan UMKM, Bappeda Lampung Selatan, serta 130 pelaku UMKM.
Sekretaris LPUMKM PWM Lampung Danang Tri Hartanto menyoroti potensi besar pariwisata Lampung. “Pada 2024, pertumbuhan wisata mencapai lebih dari 17 juta kunjungan, tertinggi di Indonesia. Namun sayangnya, tingginya wisata belum diikuti dengan pertumbuhan UMKM,” jelasnya. Karena itu, melalui program kurasi, Muhammadiyah mendorong hadirnya UMKM berkualitas yang mampu menarik wisatawan lokal maupun mancanegara.
Ketua PWM Lampung, Sudarman memperkenalkan SIGERPreneur sebagai akronim dari Sinergi Gerakan Ekonomi Rakyat. Ia menegaskan bahwa gerakan ini adalah ikhtiar kolektif untuk membangkitkan perekonomian umat.
“Di hadapan saya ada 130 UMKM Muhammadiyah. Inilah yang akan menjadi tulang punggung ekonomi Lampung. Jadilah pengusaha Muhammadiyah yang jujur, disiplin, membangun jejaring, dan meniatkan usaha sebagai jalan mendekatkan diri kepada Allah Swt.,” pesannya.
Agnesia Bulan Marindo yang hadir mewakili Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, mengapresiasi inisiatif Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. “Komitmen ini sangat berarti untuk mendukung pemerintah dalam memajukan UMKM dan pariwisata Lampung agar lebih maju dan berdaya saing,” ujarnya.
Dari tingkat pusat, Ketua LP UMKM PP Muhammadiyah Tony Firmansyah turut memberi motivasi secara daring. Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam menumbuhkan usaha. “Setiap bisnis besar berawal dari kecil. Kuncinya adalah ketekunan, kegigihan, dan kemampuan menguasai berbagai keterampilan—mulai dari keuangan, kepemimpinan, hingga kolaborasi,” ungkapnya.
Acara dibuka secara simbolis dengan pemukulan gong oleh Agnesia Bulan Marindo bersama pimpinan Muhammadiyah, ‘Aisyiyah, dan pejabat pemerintah. Setelah itu, dilanjutkan Sarasehan UMKM dengan narasumber Dr. Asih Murwiati (Ketua MEBP PWM Lampung), Ikhsanuddin (Ketua LPUMKM PWM Lampung), Dr. Rudhy Iswandi (Kabid Perencanaan Bappeda Lampung Selatan), serta Apriza Bagus Saputra (Manager Area LAZISMU Wilayah Lampung).
Kick Off SIGERPreneur dan Sarasehan UMKM ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kemandirian ekonomi umat. Melalui sinergi antara Muhammadiyah, ‘Aisyiyah, pemerintah, dan pelaku UMKM, diharapkan lahir wirausaha unggul, kreatif, dan adaptif yang mampu bersaing di tingkat lokal, nasional, hingga global.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow