Umat Islam Berduka: Ustaz Muhammad Jazir ASP, Ketua Dewan Syuro Masjid Jogokaryan Wafat
YOGYAKARTA — Innalillahi wa Inna ilaihi raji'uun. Umat Islam di Yogyakarta berduka dan kehilangan atas berpulangnya Ustaz KH. Muhammad Jazir ASP, Ketua Dewan Syuro Masjid Jogokaryan dan Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Jogokaryan pada Senin (22/12) dinihari di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta.
Kepergian Ustaz Muhammad Jazir ASP meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, jamaah, dan Persyarikatan Muhammadiyah. Almarhum dikenal sebagai sosok visioner di balik berkembangnya Masjid Jogokariyan Yogyakarta sebagai salah satu model pengelolaan masjid paling berpengaruh di Indonesia.
Sejak akhir 1990-an, ia mendedikasikan hidupnya untuk membangun masjid bukan hanya sebagai tempat ritual keagamaan, tetapi juga sebagai pusat pendidikan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi umat. Di bawah kepemimpinannya, Masjid Jogokariyan tumbuh menjadi ruang publik keumatan yang hidup.
Berbagai program dakwah, sosial, dan ekonomi dikembangkan untuk mendekatkan masjid dengan jamaah dan masyarakat sekitar. Pendekatan tersebut menjadikan masjid hadir menjawab persoalan umat,dari pendidikan, kesejahteraan, hingga penguatan solidaritas sosial.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyampaikan belasungkawa yang tulus atas wafatnya Ustaz Muhammad Jazir ASP. Dalam kenangannya, Haedar menyebut Ustaz Jazir sebagai kader Muhammadiyah yang gigih, tekun, dan istiqamah dalam berjuang. Almarhum dikenal luas memiliki etos pengabdian yang kuat, terutama dalam menghidupkan masjid sebagai pusat ibadah, dakwah, dan pemberdayaan umat.
“Almarhum adalah kader Muhammadiyah yang dikenal tekun, gigih, dan memiliki komitmen kuat dalam menggerakkan dakwah Persyarikatan di tingkat akar rumput. Kiprahnya dalam membangun dan mengembangkan Masjid Jogokariyan menjadi teladan bagi gerakan masjid di Indonesia,” ungkap Haedar.
Menurut Haedar, dedikasi almarhum dalam memakmurkan masjid sejalan dengan misi Muhammadiyah dalam menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat dan transformasi sosial. Pengabdian Kiyai Jazir dinilai telah memberi sumbangan nyata bagi gerakan dakwah Muhammadiyah, khususnya di tingkat akar rumput.
“Atas nama Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan keluarga besar Persyarikatan, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala khilafnya, diterima amal ibadahnya, serta mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” lanjut Haedar.
Haedar juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran, dan kekuatan untuk melanjutkan nilai-nilai perjuangan, keteladanan, serta pengabdian yang telah diwariskan almarhum.
Wafatnya Ustaz Muhammad Jazir ASP menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga dan jamaah Masjid Jogokariyan, tetapi juga bagi Muhammadiyah. Namun, warisan keteladanan, semangat dakwah, dan pengabdian yang telah beliau torehkan diyakini akan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam memakmurkan masjid serta membangun umat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow