Uji Publik Kurikulum Sekolah Ideologi Muhammadiyah Sukses, Siap Jawab Tantangan Ideologis dan Kaderisasi

Uji Publik Kurikulum Sekolah Ideologi Muhammadiyah Sukses, Siap Jawab Tantangan Ideologis dan Kaderisasi

Smallest Font
Largest Font

YOGYA – Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) D.I. Yogyakarta sukses menyelenggarakan Uji Publik Kurikulum Sekolah Ideologi Muhammadiyah (SIM) pada Sabtu (19/4). Kegiatan yang berlangsung di tengah semangat peningkatan kualitas ideologisasi kader ini mendapat sambutan antusias dari berbagai unsur persyarikatan.

Sebagai salah satu program unggulan PWM DIY, Sekolah Ideologi Muhammadiyah dirancang untuk menjawab tantangan ideologis dan kebutuhan kaderisasi strategis di tubuh Muhammadiyah. Uji publik ini menghadirkan sejumlah tokoh penting, di antaranya Dr. Bachtiar Dwi Kurniawan, S.Fil.I., Muhammad Sayuti, S.Pd., M.Pd., M.Ed., Ph.D., Dr. apt. Salmah Orbayyinah, M.Kes., perwakilan Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah DIY, majelis dan lembaga terkait, serta MPKSDI dari tingkat daerah se-DIY.

Dalam forum ini, berbagai gagasan dan kritik membangun disampaikan guna menyempurnakan kurikulum SIM, baik dari aspek substansi materi, tata kelola pelaksanaan, maupun keberlanjutan program. Ditekankan bahwa SIM bukan hanya program pelatihan biasa, melainkan wadah sistematis untuk membentuk kader ideologis yang militan, visioner, dan siap menggerakkan persyarikatan.

"Ini program amat strategis, semoga dapat menjadi percontohan nasional dan secara bertahap dapat dilaksanakan di seluruh wilayah dan daerah," kata Bachtiar Dwi Kurniawan mengapresiasi.

Menurut Gus Bach -sapaan akrabnya, problematika ideologis merupakan hal mendasar dan fundamental yang masih terjadi di Amal Usaha Muhammadiyah maupun jajaran persyarikatan di banyak level kepemimpinan. Maka diperlukan stategi yang terukur, sistematis dan komprehensif. "Sekolah Ideologi Muhammadiyah ini berpotensi menjawab kebutuhan itu," imbuhnya.

Sementara itu Ketua PWM DIY, Dr. M. Ikhwan Ahada, M.A. menyampaikan bahwa SIM ini merupakan program unggulan dan nomor satu dari amanah Musyawarah Wilayah ke-13 yang mampu di terjemahkan teman-teman MPKSDI PWM DIY.

"Kami sangat menyambut baik dan mendukung full gagasan segar ini," ujarnya 

Melalui uji publik ini, PWM DIY berharap akan semakin matang, biarlah untuk berdebat dan berdiskusi di forum uji publik ini agar konsepnya lebih kokoh. Ibarat pohon, akan kuat oleh terpaan angin dan badai jika akarnya kokoh menghujam ke dalam.

"Kami yakin dan percara  SIM ini menjadi salah satu solusi atas kegelisahan ideologis yang banyak terjadi di AUM DIY bahkan pada level pimpinan tertentu problem ideologis ini masih kita temukan," ungkapnya.

Sekali lagi, PWM DIY memberi apresiasi yang tinggi kepada MPKSDI PWM DIY yang mampu mengemas program kaderisasi dengan epik dan cantik melalui sekolah kader yang di singkat SIM ini. "Banyak anak muda di MPKSDI yang kreatif, saya optimis SIM ini akan mampu dijalankan sesuai harapan kita semua," tegas Ikhwan saat mengakhiri sambutannya.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow