Tingkatkan Profesionalitas Anggota, PWM DIY Gelar Pelatihan Manajemen Event dan Protokoler

Tingkatkan Profesionalitas Anggota, PWM DIY Gelar Pelatihan Manajemen Event dan Protokoler

Smallest Font
Largest Font

YOGYA – Muhammadiyah sebagai organisasi kemasyarakatan yang melayani banyak masyarakat dan menyelenggarakan kegiatan terus berupaya meningkatkan sumber daya manusianya supaya lebih profesional dan berkemajuan.

Upaya itu diwujudkan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PWM DIY) dengan menggelar Pelatihan Manajemen Event dan Protokoler pada Selasa (25/2) di Aula Islamic Center Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Pelatihan ini diikuti sekitar 110 peserta, terdiri dari sekretaris dan wakil sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-DIY, pimpinan majelis dan lembaga di lingkungan PWM DIY, pimpinan Ortom, pimpinan majelis dan lembaga di PWA DIY, serta jajaran staf kantor PWM DIY.

Pelatihan ini sangat penting digelar sebagai satu bentuk pengimplementasian dari tagline yang diusung Muhammadiyah sebagai organisasi yang maju, profesional, modern, dan adaptif. Karena itu, perlu ada penyesuaian terkait dengan tata kelola tanpa meninggalkan identitas dan karakter Muhammadiyah.

“Kami lebih memantik pemahaman dalam mengelola kegiatan yang baik, teratur, dan terstandar. Sehingga kegiatan itu bisa berjalan dengan baik sesuai dengan perencanaan sambil mengantisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi,” kata Wakil Sekretaris PWM DIY, Dr. Farid Setiawan, M.Pd.I.

Pelatihan Manajemen Event dan Protokoler ini menekankan pada tata pelaksanaan keprotokolan, mulai dari persiapan kegiatan, lobi, tata urutan tempat, dan sebagainya. Karena protokoler itu penting mengingat kurang dapat perhatian dari lingkungan Muhammadiyah, padahal peran protokoler ini bisa meningkatkan pelayanan dan peran serta Muhammadiyah bisa dirasakan berbagai pihak.

“(Protokoler yang baik) melahirkan kesan positif terhadap Muhammadiyah, terlebih banyak event yang mendatangkan pejabat, baik tingkat internasional, nasional, dan lokal. Pelatihan ini upaya kami untuk melakukan revitalisasi pelayanan terhadap kegiatan di Muhammadiyah,” jelas Farid.

Dari agenda selama satu hari ini, diharapkan agar kegiatan kemuhammadiyahan bisa terkelola dengan baik dan memiliki sistem protokol yang standar. Sehingga inu menjadi ekosistem baru sebagai representasi gerakan Muhammadiyah yang maju, profesional, dan adaptif. 

Pada pelatihan ini, ada delapan materi yang dikemas dalam bentuk teori dan praktik serta lebih banyak berbagi dan tukar pengalaman, dan simulasi. Meskipun materi teori durasinya singkat, tapi orientasinya lebih ke perubahan perilaku layanan dan simulasi. 

“Harapan kami, di event nanti bisa diterapkan semua lini di pimpinan, sehingga mampu melahirkan ekosistem baru. Kami harapkan juga pelatihan ini bisa dilembangkan di masing-masing daerah,” harap Farid.

Dari Pelatihan Manajemen Event dan Protokoler ini, nantinya ada tata laksana kegiatan yang terstandar dan menjadi trademark Muhammadiyah, mulai dari Muktamar, Tanwir, dan seterusnya. Semua acara itu tentunya wajib menggunakan standar protokol yang sudah ditentukan, di samping juga kegiatan lainnya macam pengajian, seminar, pertunjukkan seni, dan lain-lain.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow