PWM DIY Gelar Jalan Kaki 113 Km Sambut Milad Muhammadiyah: Dakwah Sehat di Ruang Terbuka

PWM DIY Gelar Jalan Kaki 113 Km Sambut Milad Muhammadiyah: Dakwah Sehat di Ruang Terbuka

Smallest Font
Largest Font

YOGYAKARTA – Menyambut Milad ke-113 Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PWM DIY) menghadirkan inovasi dakwah yang unik dan inspiratif. Bersama Lembaga Dakwah Komunitas (LDK), Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) PWM DIY, LAZISMU, Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah DIY, Hizbul Wathan, dan Komunitas Penyintas Stroke, PWM DIY memprakarsai aksi jalan kaki sejauh 113 kilometer mengelilingi wilayah DIY.

Kegiatan yang dibagi menjadi 9 etape ini menjadi simbol semangat dakwah berkemajuan yang menyehatkan, menggembirakan, dan menyatukan berbagai elemen masyarakat. Etape pertama dimulai pada Senin (10/11) dari Gedung Muhammadiyah DIY, Jalan Gedongkuning no. 130 B Kota Yogyakarta, dan berakhir di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jl. Cik Ditiro no. 23 Kota Yogyakarta, dengan menempuh jarak sejauh 13 km. 

Ketua PWM DIY, M. Ikhwan Ahada, menegaskan bahwa aksi jalan kaki ini bukan sekadar olahraga, tetapi juga bentuk nyata dakwah Muhammadiyah di ruang publik.

“Ini adalah tahun kedua kami melaksanakan kegiatan jalan kaki. Tahun lalu menempuh 112 km, dan kini 113 km, selaras dengan usia Muhammadiyah. Temanya, ‘Menapak Jejak Juang, Merajut Ukhuwah, Menggerakkan Dakwah,’ mencerminkan semangat kami untuk terus menghadirkan dakwah yang menggembirakan dan menyehatkan,” ujar Ikhwan.

Ikhwan menambahkan, kolaborasi dengan Komunitas Penyintas Stroke menjadi wujud kepedulian PWM DIY terhadap kesehatan masyarakat. Melalui jalan kaki, para penyintas mendapatkan terapi pemulihan yang bermanfaat sekaligus ikut menyebarkan semangat hidup sehat.

“Kami sangat mengapresiasi para penyintas stroke yang turut berjalan bersama kami. Ini bukan sekadar simbol solidaritas, tetapi juga bentuk nyata kepedulian Muhammadiyah terhadap pemulihan kesehatan mereka,” imbuhnya.

Langkah PWM DIY ini juga mendapat apresiasi dari Bendahara Umum PP Muhammadiyah, Hilman Latief, yang menyambut para peserta di etape pertama. Ia menilai aksi jalan kaki 113 km merupakan bentuk ijtihad dakwah berkemajuan yang kreatif dan adaptif terhadap zaman.

“Ini adalah bagian dari empat aspek Risalah Islam Berkemajuan, tauhid, dakwah, ilmu, dan amal. Dakwah tidak harus kaku, tapi bisa hadir di ruang terbuka dan komunitas masyarakat. PWM DIY sudah mencontohkannya dengan baik,” tutur Hilman.

Selanjutnya, delapan etape berikutnya akan melintasi berbagai wilayah di DIY hingga total jarak 113 km tercapai. PWM DIY berharap kegiatan ini tidak berhenti di tahun ini saja, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan yang menginspirasi masyarakat untuk hidup sehat sekaligus memperluas dakwah Muhammadiyah di tengah komunitas.

“Insya Allah kami akan terus melanjutkan gerakan ini, karena dakwah yang menggembirakan harus hadir di mana saja, termasuk di jalanan, di antara masyarakat, dan di setiap langkah menuju kebaikan,” tutup Ikhwan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow