Program Prioritas PWM DIY: Dari Sekolah Ideologi sampai Sekolah Internasional
YOGYA – Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PWM DIY), Dr. M. Ikhwan Ahada, M.A. menyatakan pada periode 2022-2027 ini, PWM DIY telah menjalankan program – programnya untuk mereformasi perkaderan dan organisasi. Ini disampaikan olehnya saat Silaturahmi Idulfitri 1446 H atau Syawalan pada Sabtu (19/4) di halaman Komplek Gedung Muhammadiyah DIY, Jl. Gedongkuning no. 130 B, Rejowinangun, Kotagede, Kota Yogyakarta.
PWM DIY, lanjutnya, telah menerjemahkan keputusan Muktamar ke-48 Muhammadiyah pada 2022 dan pada Musyawarah Wilayah ke-13 telah menetapkan 8 program prioritas. Dari program itu, yang pertama adalah peneguhan paham Islam dan ideologi di seluruh tingkatan warga persyarikatan digabungkan dengan prioritas kedua, yaitu penguatan dan penyebaran Risalah Islam Berkemajuan dan Perempuan Islam Berkemajuan, baik internal maupun eksternal.
Program itu berwujud dalam program sekolah ideologi yang digelar pada tahun 2025 ini, sesuai dengan tahun ajaran dan akademik atau kalender akademik perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. Sekolah ideologi ini akan diselenggarakan kurang lebih 2 semester atau 1 tahun dengan tujuan supaya kader-kader menjadi lebih siap dan memahami ideologi Muhammadiyah lebih komprehensif.
“Sekolah ideologi Muhammadiyah akan dimulai dan mohon doa restunya, sudah selesai dilakukan uji publik kurikulumnya dan mendapatkan cukup banyak masukan,” kata Ikhwan.
Program prioritas selanjutnya memperkuat dan memperluas basis umat Muhammadiyah, sejauh ini PWM DIY tetap setia pada penerbitan lima Nomor Baku Muhammadiyah (NBM) baru untuk setiap ranting di setiap bulan, meskipun secara bertahap. Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si. pada saat syawalan di Pusat Dakwah Muhammadiyah Yogyakarta menegaskan bahwa sudah saatnya Muhammadiyah membangun kualitas diiringi dengan kuantitas.
“Oleh karenanya, meskipun secara bertahap, mohon doanya dan dukungan dari bapak/ibu Pimpinan Daerah Muhammadiyah untuk program ini betul-betul bisa di-support, agar bagaimana kader kita bisa berdiaspora. Syukur alhamdulillah. ada dari Muhammadiyah yang putra dan ‘Aisyiyah yang putri sehingga bisa mengirimkan dua perwakilan DPD ke Senayan,” harap Ikhwan.
Prioritas lainnya mengembangkan sekolah unggulan dan gerakan ekonomi secara intensif dan masif. Terkait sekolah unggulan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta telah memberikan alih fungsi tanah seluas lebih dari 9.000 m² di depan kampus untuk nantinya dibangun sekolah unggulan bertaraf internasional.
Ikhwan mengatakan bahwa ini adalah azam dari PWM DIY dan oleh ketua umum PP Muhammadiyah menegaskan jika DIY mesti mempelopori pendidikan unggul ini dalam rangka mendukung dan mendorong keputusan Muhammadiyah tentang internasionalisasi persyarikatan. Sekolah internasional ini diharapkan bisa diresmikan pada Muktamar ke-49 Muhammadiyah di Medan, Sumatera Utara, pada tahun 2027.
Selain pendidikan, gerakan ekonomi yang dipelopori oleh Majelis Ekonomi baik PWM maupun PWA terus bergerak, sehingga berupaya memperluas area dan radius tentang agar bisa menjadi lebih Mandiri. Dengan begitu, pilar-pilar ekonomi di pimpinan wilayah DIY ini betul-betul bisa menjadi pilar dakwah, dengan prinsip memberi lebih baik daripada tangan berada di bawah.
Prioritas selanjutnya adalah reformasi kaderisasi dan pendiasporaan kader serta yang utama reformasi organisasi dan digitalisasi sistem organisasi. PWM DIY bertekad untuk terus menguatkan kerapian dan ketertiban dalam sebuah organisasi berkemajuan seperti Muhammadiyah.
Oleh karena itu, PWM DIY akan menyelenggarakan Pelatihan Kader Penggerak Madya pada tanggal 25 – 27 April 2025, dan Ikhwan mengajak segenap Pimpinan Daerah Muhammadiyah serta pimpinan majelis dan lembaga tingkat wilayah untuk berpartisipasi aktif pada kegiatan tersebut.
“Mari kita ber-tafaqquh untuk betul-betul menjadi pelopor administrasi, pelopor penggerak, dan pelopor yang berkemajuan untuk persyarikatan,” ajak Ikhwan.
Terakhir, PWM DIY bersiap membangun pusat pelatihan atau training center di dalam kompleks Gedung Muhammadiyah DIY, sebagai pusat untuk pelatihan dan pendidikan kader Muhammadiyah di seluruh DIY, direncanakan akan mulai pembangunan pada awal tahun 2026. Dengan seluruh program dan rencana ini, PWM DIY berharap bisa terus berupaya dengan sebaik-baiknya menjawab tantangan zaman.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow