PCM Depok Kukuhkan Komite Sekolah Muhammadiyah, Kuatkan Kerjasama Sekolah dan Rencana Hidupkan Kembali SMA

PCM Depok Kukuhkan Komite Sekolah Muhammadiyah, Kuatkan Kerjasama Sekolah dan Rencana Hidupkan Kembali SMA

Smallest Font
Largest Font

SLEMAN — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Depok resmi mengukuhkan komite sekolah SD dan SMP Muhammadiyah se-Depok pada Sabtu (9/5) di Aula SD Muhammadiyah Condongcatur, Sleman. Acara tersebut dihadiri jajaran PCM Depok, kepala sekolah Muhammadiyah se-Depok, serta anggota komite sekolah yang dikukuhkan.

Di Kapanewon Depok, terdapat enam sekolah Muhammadiyah, antara lain: SD Muhammadiyah Condongcatur, SD Muhammadiyah Komplek Kolombo, SD Muhammadiyah Kayen, SMP Muhammadiyah 1 Depok, SMP Muhammadiyah 2 Depok, dan SMP Muhammadiyah 3 Depok.

Ketua PCM Depok, H. Muhammad Ichsan, M.M. menegaskan bahwa prosesi pengukuhan komite sekolah menjadi bentuk kesungguhan bersama dalam menguatkan pendidikan Muhammadiyah di Depok.

“Prosesi seperti ini menunjukkan adanya kesungguhan kita semua untuk menunaikan amanah sebagai komite sekolah Muhammadiyah di PCM Depok,” ujarnya.

Menurut Ichsan, seluruh sekolah Muhammadiyah di bawah PCM Depok harus tumbuh bersama melalui semangat sinergi dan saling menguatkan antarunit pendidikan.

Ia mengungkapkan, semangat kolaborasi tersebut sebenarnya telah lama tumbuh di lingkungan sekolah Muhammadiyah Depok. Bahkan, antar sekolah pernah saling membantu dalam proses pembangunan dan pengembangan fasilitas pendidikan.

“Yang kita bangun adalah semangat maju bersama dan bersama-sama maju,” katanya.

Ichsan menjelaskan, pengukuhan komite sekolah secara bersama-sama seperti ini merupakan langkah baru yang dilakukan PCM Depok untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antar sekolah Muhammadiyah.

Ia juga menegaskan bahwa tugas komite sekolah bukan hanya sebagai pelengkap administratif, tetapi memiliki tanggung jawab strategis dalam mendukung pengembangan sekolah sesuai ketentuan Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal (PNF) PP Muhammadiyah.

“Tugas pertama komite adalah memahami dan mensosialisasikan ketentuan Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah tentang komite sekolah, sehingga semua berjalan berdasarkan aturan dan arah Persyarikatan,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Ichsan turut memaparkan sejumlah tantangan dan rencana pengembangan sekolah Muhammadiyah di Depok.

Untuk SD Muhammadiyah Kayen, ia menyebut sekolah membutuhkan tambahan ruang belajar karena tingginya minat masyarakat hingga beberapa kali terpaksa menolak calon siswa baru akibat keterbatasan tempat.

Sementara itu, pengembangan fasilitas juga terus dilakukan di SD Muhammadiyah Kompleks Kolombo dan SD Muhammadiyah Condongcatur untuk mengakomodasi tingginya jumlah pendaftar. Bahkan, SD Muhammadiyah Komplek Kolombo sedang membangun gedung baru di sebelah SD Muhammadiyah Condongcatur agar bisa menampung lebih banyak siswa.

Menurut Ichsan, PCM Depok sedang membangun pola pengembangan sekolah yang saling mendukung antarunit pendidikan, bukan berjalan sendiri-sendiri.

“Kalau satu sekolah sudah besar, maka tugasnya ikut menggendong sekolah Muhammadiyah lainnya supaya berkembang bersama,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan kabar mengenai rencana pembangunan lantai dua SMP Muhammadiyah 1 Depok yang diharapkan segera mendapatkan dukungan bantuan pemerintah. Sementara untuk SMP Muhammadiyah 2 Depok, PCM Depok tengah mengawal persoalan status penggunaan tanah kas desa yang berkaitan dengan regulasi sewa maupun skema kerja sama pemanfaatan lahan. 

Adapun SMP Muhammadiyah 3 Depok terus diarahkan menjadi sekolah berbasis digital dengan penguatan fasilitas teknologi yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Ichsan menyebut sekolah tersebut juga telah mengembangkan lahan baru di kawasan sekitar Museum Affandi yang diproyeksikan mendukung pengembangan sekolah ke depan.

Selain penguatan SD dan SMP, PCM Depok juga menargetkan kebangkitan kembali SMA Muhammadiyah di Kapanewon Depok sebagai bagian dari amanat Musyawarah Cabang (Musycab) Muhammadiyah Depok.

“Ke depan kami ingin Depok lengkap, mulai SD, SMP, hingga SMA Muhammadiyah,” tegasnya. Ia menambahkan, berdasarkan berbagai kajian dan hasil survei pendidikan Muhammadiyah, sekolah berbasis SMA dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat saat ini.

Dalam sambutannya, Ichsan juga mengajak seluruh sekolah Muhammadiyah di Depok untuk terus memperkuat komunikasi, kolaborasi, dan kesinambungan antarlembaga pendidikan.

“Mari kita bangun ekosistem pendidikan Muhammadiyah yang saling mendukung dari jenjang bawah sampai atas,” katanya.

Ia pun berharap lulusan sekolah Muhammadiyah di Depok dapat melanjutkan pendidikan di sekolah Muhammadiyah pada jenjang berikutnya agar tercipta kesinambungan kaderisasi dan penguatan mutu pendidikan.

“Bibit-bibit unggul ini harus terus kita jaga dan dikembangkan di sekolah Muhammadiyah,” ujarnya.

Usai sambutan Ketua PCM Depok, kegiatan dilanjutkan dengan pembekalan komite sekolah oleh Prof. Dr. H. Suwadi, M.Ag., M.Pd. yang merupakan Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sekaligus Wakil Ketua PCM Depok membidangi Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal (PNF).

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow