Muhammadiyah Jogja Expo #4 Ditutup, Raup Transaksi Rp12 Miliar dan 42 Ribu Pengunjung
YOGYA – Gelaran Muhammadiyah Jogja Expo (MJE) #4 resmi ditutup pada Ahad (14/9) malam dengan capaian membanggakan. Selama tiga hari pelaksanaan di Jogja Expo Center, pameran akbar ini berhasil menarik banyak pengunjung dengan perputaran uang yang masif serta menampilkan berbagai potensi cabang ranting dan masjid di samping juga adanya silaturahmi antar warga persyarikatan maupun pelaku ekonomi dan bisnis.
Ketua Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata (MEBP) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, Taufiqurrakhman, S.E., M.A., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan MJE #4.
“Terima kasih kepada seluruh sponsor, tenant, serta majelis dan lembaga wilayah hingga PWA DIY yang telah mendukung acara ini. Tanpa dukungan tersebut, mustahil acara sebesar ini dapat terlaksana,” ujarnya dalam laporan penutupan.
Ia memaparkan, MJE #4 menghadirkan sekitar 210 tenant, terdiri dari 50 tenant LPCRPM, lebih dari 100 tenant multiproduk, serta 90 tenant kuliner. Meski jumlahnya lebih sedikit dibanding MJE #3 yang mencapai 300 tenant, antusiasme pengunjung justru meningkat signifikan.
Taufiqurrakhman menambahkan, pengunjung hari pertama tercatat 11.521 orang, hari kedua 13.727 orang, dan hari ketiga 16.764 orang. Total pengunjung yang hadir dan terdaftar mencapai 42.012 orang. Sementara potensi transaksi yang terjadi di MJE #4 diperkirakan sebesar Rp12 Miliar.
"Alhamdulillah jumlah ini lebih besar daripada Expo dua tahun lalu yang dikunjungi sekitar 30.100 orang. Total transaksi melebihi target dengan perkiraan mencapai 12 miliar Rupiah,” katanya.
Sementara itu, Bendahara PWM DIY, Dr. Riduwan, S.E., M.Ag., menilai keberhasilan MJE #4 bukan hanya dari sisi jumlah pengunjung dan transaksi, tetapi juga kepuasan semua pihak.
“MJE #4 berjalan sukses dan membahagiakan. Panitia bekerja istimewa, pengunjung puas, dan tenant pun bahagia. Bahkan Wamen UMKM berharap event ini bisa naik level ke tingkat nasional,” ungkapnya.
Riduwan menjelaskan, setidaknya ada lima indikator kesuksesan MJE #4. Pertama, keberagaman acara yang lebih baik dari tahun sebelumnya, termasuk tabligh akbar dengan dai-dai yang lebih beragam dan inklusif. Kedua, jumlah pengunjung yang mencapai 42 ribu orang, mayoritas anak muda. Ketiga, capaian transaksi Rp12 miliar yang menggembirakan bagi tenant. Keempat, adanya pendapatan yang mendukung keberlanjutan dakwah Muhammadiyah. Kelima, peluang konektivitas bisnis pasca-MJE yang perlu dikawal agar menghasilkan lompatan ekonomi.
“Kalau tenant bisa melanjutkan deal bisnis setelah MJE, itu akan menjadi berita dahsyat bahwa acara ini bukan hanya seremonial, tetapi betul-betul memberi dampak nyata,” tegasnya.
Muhammadiyah Jogja Expo #4 pun resmi ditutup oleh Ketua PWM DIY, Dr. M. Ikhwan Ahada, M.A. dengan membaca pantun dan berharap bisa berjumpa kembali dengan MJE dua tahun berikutnya.
"Kita tutup MJE dengan syukur alhamdulillah. Dengan mengharap Ridha Allah, mudah-mudahan Muhammadiyah Jogja Expo #4 membawa kemakmuran sebagaimana tema yang diangkat. Kita berharap dipertemukan dengan MJE berikutnya dengan kebaikan dan peningkatan segala aspek," tutup Ikhwan
Sebagai penutup, MJE #4 masih menghadirkan sejumlah agenda hingga malam hari, termasuk Charity Concert di panggung outdoor. Panitia memastikan, meski acara resmi ditutup, spirit dakwah dan penguatan ekonomi umat akan terus berlanjut hingga MJE #5 dua tahun mendatang.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow