Muhammadiyah dan POLDA DIY Perkuat Silaturahmi dan Komitmen Atasi Peredaran Miras
YOGYA — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta menerima kunjungan dan silaturahim dari POLDA DIY pada Jumat (8/8) sore. Kedatangan perwakilan POLDA DIY yang diwakili oleh Bareskrim ke Gedung Muhammadiyah DIY Jalan Gedongkuning no.130 B, Rejowinangun, Kota Yogyakarta, disambut langsung oleh Wakil Ketua PWM DIY Dr. Iwan Setiawan, M.S.I., dan Dr. Riduwan, S.E., M.Ag., serta Wakil Sekretaris Dr. Farid Setiawan, M.Pd.I., didampingi oleh Komandan KOKAM DIY Rizal Ismail dan Komandan KOKAM Sleman Pupud Purnomo.
Dalam pertemuan tersebut, PWM DIY dan POLDA DIY membahas persoalan yang terjadi di masyarakat, salah satunya peredaran minuman keras (miras) yang belum terselesaikan. Keduanya berkomitmen bahwa masalah miras ini harus segera diselesaikan dengan sinergi dan kerja sama yang solid.
“Kami dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY terus konsisten dan berkomitmen bahwa miras adalah persoalan yang harus segera diselesaikan dan ini tidak bisa dilakukan oleh POLDA DIY sendirian. Untuk menyelesaikan persoalan miras ini, perlu saling bergandengan tangan antara satu pihak dengan lainnya,” kata Farid Setiawan.
Komitmen ini didasari bahwa Muhammadiyah menjadi bagian dari Daerah Istimewa Yogyakarta dan terus berupaya menjaga kawasan ini sebagai daerah atau kota pelajar, budaya, dan pariwisata. Untuk itu, PWM DIY berterima kasih kepada POLDA DIY yang terus menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan ormas-ormas –salah satunya Muhammadiyah– dalam mengatasi persoalan miras di masyarakat.
“Semoga ini menjadi langkah konkrit kita ke depan bahwa persoalan miras ini bisa kita segera selesaikan. Karena bisa kami sangat meyakini, bahwa ini bukan hanya bicara tentang masa kini tapi kita bicara tentang masa depan masyarakat yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta,” jelas Farid.
Terlebih, dampak dari miras ini sering dijumpai mulai dari adanya kecelakaan dan berbagai tindakan kriminal yang menimbulkan kegelisahan masyarakat, menegaskan miras menjadi bagian dari sumber utama persoalan masyarakat.
Karena itu, PWM DIY sudah menyampaikan kepada teman-teman di POLDA DIY untuk terus mengampanyekan dan mengedukasi masyarakat sampai pada akar rumput. Bahkan sampai pada tempat-tempat berkumpulnya masyarakat melalui pos ronda dan lembaga-lembaga terkait lainnya. Dengan begitu, persoalan miras ini menjadi persoalan bersama yang tidak sepenuhnya bisa diserahkan kepada kepolisian, tapi ini juga harus melibatkan masyarakat
Terkait langkah konkrit atau nyata dari Muhammadiyah sebagai organisasi masyarakat, lebih kepada menyuarakan pesan-pesan moral terkait dengan masalah bahaya miras serta melakukan pencegahan dan mengedukasi publik tentang dampak dari miras.
“Sehingga harapan kami memang apa upaya-upaya ini bisa semakin diperluas, bergandengan tangan dengan ormas-ormas lainnya, tidak hanya Muhammadiyah dengan POLDA, tapi juga bisa semakin luas dengan ormas-ormas lain,” harap Farid.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow