Muhammadiyah Buka Peluang Beasiswa dan Pertukaran Mahasiswa dengan Universitas Saeed

Muhammadiyah Buka Peluang Beasiswa dan Pertukaran Mahasiswa dengan Universitas Saeed

Smallest Font
Largest Font

JAKARTA — Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menjajaki kerja sama akademik dengan Universitas Saeed, Yaman, yang mencakup peluang beasiswa, pertukaran mahasiswa dan dosen, serta pendidikan lanjutan bagi mahasiswa Yaman di perguruan tinggi Muhammadiyah.

Penjajakan tersebut dibahas dalam pertemuan Bendahara Umum PP Muhammadiyah, Hilman Latief, dengan delegasi Universitas Saeed di Kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu malam (21/10). Delegasi Universitas Saeed diwakili anggota Dewan Pembina, Muhammad Abdul Wasi’ Al-Saeed, dan penasihat Dr. Nael.

Dalam pertemuan itu, Hilman menyampaikan bahwa Muhammadiyah terbuka terhadap kerja sama internasional di berbagai bidang keilmuan, mulai dari studi Islam, sains, kedokteran, hingga teknologi. Muhammadiyah juga membuka peluang bagi mahasiswa internasional untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi yang berada dalam jaringannya.

“Muhammadiyah sangat terbuka untuk menjalin kerja sama di berbagai bidang, mulai dari Studi Islam, sains, kedokteran, hingga teknologi. Kami juga siap menerima mahasiswa internasional untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi Muhammadiyah,” jelasnya.

Muhammadiyah saat ini memiliki 164 perguruan tinggi dengan jumlah mahasiswa sekitar 700.000 orang. Jaringan tersebut menjadi salah satu modal untuk mengembangkan kolaborasi akademik dengan institusi pendidikan dari berbagai negara.

Dalam pertemuan tersebut, delegasi Universitas Saeed menjelaskan tantangan yang dihadapi pendidikan tinggi di Yaman akibat situasi konflik. Kegiatan perkuliahan di universitas itu bahkan sempat dihentikan sementara pada bulan sebelumnya demi menjaga keselamatan mahasiswa.

Di tengah kondisi tersebut, Universitas Saeed terus mengembangkan institusinya. Universitas itu memiliki enam fakultas, 26 program sarjana, dan dua program magister, dengan jumlah mahasiswa sekitar 3.500 orang.

Delegasi Universitas Saeed berharap penjajakan kerja sama dengan Muhammadiyah dapat membuka kesempatan bagi mahasiswa Yaman untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister dan doktoral. Mereka juga mengusulkan program pertukaran mahasiswa dan dosen guna memperkuat hubungan akademik kedua institusi.

Sebagai tindak lanjut, kedua pihak membahas rencana kunjungan ke Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Kunjungan tersebut direncanakan menjadi kesempatan untuk melanjutkan pembicaraan mengenai peluang kerja sama, termasuk penjajakan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).

Pertemuan ini menjadi tahap awal penjajakan hubungan akademik antara PP Muhammadiyah dan Universitas Saeed. Bentuk, cakupan, dan pelaksanaan kerja sama masih perlu dibahas lebih lanjut oleh kedua pihak.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow