LAZISMU PKU Jogja - Gamping Beri Kebahagiaan Ramadhan dengan Buka Bersama 300 Anak Disabilitas

LAZISMU PKU Jogja - Gamping Beri Kebahagiaan Ramadhan dengan Buka Bersama 300 Anak Disabilitas

Smallest Font
Largest Font

SLEMAN – Muhammadiyah konsisten memberikan kebahagiaan untuk seluruh warga, tak terkecuali anak-anak disabilitas. LAZISMU RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta - Gamping mewujudkan kebahagiaan anak-anak disabilitas dengan mengadakan buka puasa bersama di Hotel Ayana, Ahad (23/3).

Ini merupakan agenda tahunan yang digelar oleh LAZISMU RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta - Gamping, pada Ramadan sebelumnya diadakan di Grand Dafam Kulon Progo (sekarang MORAZEN Hotel). Melalui kegiatan ini, LAZISMU ingin memberikan pengalaman baru ke difabel, sebab mereka selama ini belum pernah mengalami hal ini dikarenakan kurang perhatian dan sebagainya. 

“Ini juga sebagai bentuk dakwah agar peduli terhadap para difabel dan pihak yang lain mengikuti hal yang serupa,” kata Tawakal Akbar, Ketua Kantor Layanan LAZISMU RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta - Gamping.

Buka bersama disabilitas mengundang SLB Muhammadiyah se-DIY, seperti SLB Gamping, Dekso, Imogiri, dan Ponjong. Secara keseluruhan ada 300 peserta 300-an anak-anak serta orang tua/wali dan guru/pengurus sekolah. 

Lewat kegiatan ini, LAZISMU RS PKU Muhammadiyah - Gamping mengirimkan pesan kuat kepada teman-teman disabilitas untuk tetap semangat keterbatasan, tidak menjadikan hambatan ini menyerah dalam mencapai cita-cita. Tawakal menegaskan dari Kantor Layanan LAZISMU Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta - Gamping berkomitmen untuk selalu mendukung kegiatan-kegiatan dari sekolah SLB Muhammadiyah se-DIY.

Kemudian, dari pihak RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan Gamping turut mengapresiasi diadakannya kegiatan buka puasa bersama disabilitas ini. Ini menunjukkan bahwa Muhammadiyah sangatlah luar biasa dengan memiliki banyak SLB.

Keberadaan para guru di SLB ini berperan penting menumbuhkan kepercayaan diri bagi anak-anak difabel agar tidak ada rasa malu dari mereka. Terbukti dengan anak-anak mampu percaya diri tampil di panggung dan memberikan penampilan terbaik di hadapan penonton.

Sebelum waktu berbuka puasa, ada tausiah yang disampaikan oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY, M. Ikhwan Ahada yang memberikan motivasi kepada anak-anak disabilitas serta para guru dan orang tua/wali. Menurutnya, PKU tetap berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi para disabilitas tidak hanya secara psikologis, tetapi juga secara fasilitas macam kursi roda, alat bantu dengar, dan sebagainya yang rutin dirawat secara berkala dan terjadwal oleh RS PKU Muhammadiyah bekerja sama dengan LAZISMU PWM DIY.

“Kami memberikan motivasi agar mereka punya daya hidup yang sama dengan teman-teman kita yang lain,” ucap Ikhwan.

Tak hanya itu, PWM DIY dalam membantu disabilitas tentu tidak hanya sekedar memberikan santunan secara kebutuhan jasmani tapi rohani dan spiritual. Dalam prakteknya, para kaum disabilitas dididik dengan Taman Pendidikan Ummu Ibnu Maktum dimana mereka diajarkan cara membaca Al Quran mulai dari nol atau paling mendasar sampai dengan mereka bisa ini dan ini yang terus diusahakan.

“Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY secara terstruktur memberikan fasilitas di panti-panti asuhan. Mereka dididik dan tentu di sekolah-sekolah para guru dan kepala sekolahnya setiap bulan secara rutin dimotivasi,” lanjut Ikhwan.

Apresiasi juga disampaikan kepada para guru di SLB yang menurutnya adalah orang-orang yang hebat dan menjadi “profesor” di bidangnya. Sebab, dengan ketebalan atas kesabaran mereka serta betapa dalamnya mereka memahami tentang bagaimana membangkitkan kepercayaan diri anak-anak sehingga anak-anak disabilitas memiliki resiliensi tinggi. 

Tidak hanya itu, Ikhwan juga melihat anak-anak disabilitas mampu tampil dengan menunjukkan dirinya sebagai bagian dari self confidence. “Para anak yatim kita luar biasa dan itu tidak hanya di dataran teori. Para guru-guru kita ini telah melakukan telah menjalankannya hari demi hari, bahkan mereka memberikan sepenuh hati untuk anak-anak ini bisa bangkit dari kondisi untuk menjadi diri mereka sendiri,” kata Ikhwan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow