Ketika Emak-emak 'Aisyiyah Jogja Diajari Bisnis sebagai Affiliator
YOGYA – Berbagai macam cara baik, harus dilakukan oleh emak emak agar bisa menambah pemasukan berupa cuan. Kebutuhan rumah tangga dapat dengan mudah tercukupi, oleh seorang ibu yang secara mandiri berpenghasilan, walau posisinya sering dipahami sekedar sebagai membantu pasangan.
Sebenarnya kalau perempuan atau emak emak berpenghasilan, maka mereka lebih mudah mewujudkan banyak keinginan dan tidak bergantung secara total kepada suami atau pasangan. Terlebih, saat ini banyak suami yg berpenghasilan pas pasan karena keadaan dan kondisi perekonomian secara menyeluruh sedang tidak baik baik saja.
Karenanya Jaringan Saudagar Muhammadiyah (JSM) DIY dan PT Paragon yang memiliki banyak produk kecantikan halal menyelenggarakan workshop bagaimana trik dan tip menjadi afiliator. Kegiatan berlangsung pada Ahad (9/3) di Aula Gedung Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PWM DIY).
Dalam sambutannya, Ketua JSM DIY Taufik Ridwan menyampaikan harapan agar setiap perempuan harus mandiri dan berpenghasilan dengan cara-cara yang diajarkan dalam Islam, yakni mudah, tanpa meninggalkan syariah, tanpa menantang bahaya, sesuai kodrat illahi dan penghargaan yang layak.
"Nah, menjadi afiliator Wardah dan produk halal lain lewat sosial media di antaranya Tiktok, Shopee, Instagram, WhatsApp, dan lain-lain bisa mendapatkan cuan yang lumayan bahkan bisa bikin keuangan rumah tangga semakin berjaya karena berkah dan mudah. Lewat teknologi dan kreatifitas, perempuan atau ibu-ibu bisa mandiri dan mudah berbuat apa," kata Taufik.
Pelatihan yang dipandu langsung dari tim Paragon Jakarta ini diikuti 30 ibu ibu dan seorang bapak yang memulai jualan make up halal.
Sementara Nur Aisyah Haifani selaku Wakil Ketua JSM menilai, kehadiran emak emak dalam program offline (luring) JSM ini pasti di samping memiliki manfaat utk kecantikan dan penampilan pribadi juga berharap menambah penghasilan lewat jualan produk yang tanpa modal.
Peserta dilatih jualan di aplikasi dan sampai bisa deal atau dapat cuan. Bahkan workshop akan berlanjut dalam konsep advance khusus yang mahir dengan banyak cara. Sementara, pada 21 April 2025 akan digelar event guru harus tampil cantik dengan mandiri berdandan.
Menurut Nur Aisyah, keberadaan sosok guru perempuan menjadi magnet tersendiri bagi seorang siswa bagaimana semangat dan giat belajar, manakala tampilan sosok guru selalu sempurna dan menawan. Lanjutnya, guru harus dandan, walau tidak berlebihan.
"Semoga wardah bisa langsung peduli dengan ibu ibu guru agar tampil cantik dan syar'i setiap hari," harapnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow