JASMINA Nasyiatul ‘Aisyiyah Gunungkidul Angkat Produk Sehat dan Kreatif di MJE #4

JASMINA Nasyiatul ‘Aisyiyah Gunungkidul Angkat Produk Sehat dan Kreatif di MJE #4

Smallest Font
Largest Font

YOGYA – Pimpinan Daerah Nasyiatul ‘Aisyiyah (PDNA) Gunungkidul melalui jaringan bisnisnya, JASMINA (Jaringan Bisnis Milik Nasyiah), turut meramaikan Muhammadiyah Jogja Expo (MJE) #4 dengan menampilkan berbagai produk unggulan buatan kader.

Ketua JASMINA, Eli Kurnia, menjelaskan bahwa produk yang dihadirkan sepenuhnya hasil karya kader NA se-Gunungkidul. “Alhamdulillah dari semua produk yang kami bawa semuanya ini buatan sendiri,” ungkapnya.

Di antara produk utama yang menarik perhatian pengunjung adalah Kripik BrowCo, camilan sehat berbahan dasar kelapa yang bebas gluten serta cocok untuk mereka yang menjalani diet atau gaya hidup sehat. Selain itu, ada juga es bunga telang yang segar dan menyehatkan, es teler, jajanan lokal, busana dengan motif ecoprint, hingga aneka kerajinan tangan.

JASMINA saat ini memiliki 38 anggota, seluruhnya merupakan kader NA dari cabang se-Gunungkidul. Selain berfokus pada produksi, jaringan ini juga aktif membekali anggotanya dengan berbagai pelatihan.

“Kami ada pelatihan pemasaran melalui media sosial, diskusi berbagi cerita antar pengusaha putri, hingga studi banding usaha. Ke depan, kami juga menyiapkan Pelatihan CEO agar anggota lebih paham soal modal, pemasaran, dan manajemen keuangan,” jelas Eli.

Partisipasi JASMINA di MJE #4 dinilai memberi dampak positif, terutama dalam peningkatan penjualan. “Di acara ini penjualan jauh lebih baik dibanding ketika kami membuka stand di luar Muhammadiyah. Ini menunjukkan bahwa potensi pasar warga Muhammadiyah sangat potensial untuk mengangkat UMKM kader,” ujarnya.

Eli berharap Muhammadiyah Jogja Expo dapat terus diadakan secara rutin. “Semoga semakin banyak pengunjung yang hadir, sehingga makin banyak UMKM warga persyarikatan yang terangkat,” imbuhnya.

Dengan keterlibatan JASMINA, MJE #4 kembali menegaskan peran Muhammadiyah sebagai ruang kolaborasi yang tidak hanya mendorong gerakan sosial, tetapi juga menguatkan kemandirian ekonomi kader melalui produk lokal yang sehat, kreatif, dan berkualitas.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    3
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow