Din Syamsuddin dan Bank Danamon Kunjungi PWM DIY, Siap Kerja Sama Pembuatan KTAM Multifungsi

Din Syamsuddin dan Bank Danamon Kunjungi PWM DIY, Siap Kerja Sama Pembuatan KTAM Multifungsi

Smallest Font
Largest Font

YOGYA – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2005-2010 dan 2010-2015, Din Syamsuddin mengunjungi Gedung Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PWM DIY), pada Jumat (14/3). Kedatangannya disambut langsung oleh jajaran PWM DIY bersama jajaran perwakilan majelis dan lembaga serta organisasi otonom tingkat wilayah.

Pada pertemuan ini Din Syamsuddin hadir sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah Bank Danamon. Beliau hadir bersama perwakilan jajaran Bank Danamon, seperti Wakil Komisaris Utama Bank Danamon Halim Alamsyah, Direktur Syariah Bank Danamon Heri Hikmanto, dan jajaran Bank Danamon lainnya.

Sebagai informasi, Bank Danamon Syariah salah satu bank mitra Muhammadiyah sejak 2012 yang ditandai dengan penandatanganan MoU oleh Din Syamsuddin dan Agung Danarto sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah saat itu. 

Sebelumnya, PP Muhammadiyah membentuk tim cash management untuk mengatur keuangan persyarikatan. Dalam perjalanannya, mereka menemukan ada 152 lembaga keuangan baik bank maupun non bank yang digunakan pimpinan Muhammadiyah se-Indonesia dalam urusan transaksi keuangan.

“Saya waktu itu mengusulkan agar PP Muhammadiyah bermitra dengan 7 bank Syariah dan 1 BPD saja, salah satunya Danamon,” jelas Din Syamsuddin.

Din Syamsuddin telah menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah Bank Danamon sejak tahun 2002. Tugas dari Dewan Pengawas Syariah memastikan pelaksanaan fatwa dewan syari'ah nasional lewat produk-produk bank. Bank Danamon sendiri sudah ada MoU dengan beberapa ormas Islam, salah satunya Muhammadiyah.

Melalui pertemuan ini, Din Syamsuddin berharap hubungan antara Muhammadiyah DIY dan Bank Danamon bisa semakin solid, sehingga bisa mengembangkan program bersama yang  bisa dikolaborasikan.

“Saya sampaikan ke Muhammadiyah, bank Danamon Syariah bisa dimanfaatkan sebagai bank kita khususnya oleh umat Islam, para pengusaha yang mengalami masalah akses perbankan dan modal. Silahkan ini bisa dimanfaatkan, baik individu maupun lembaga,” katanya.

Kerja sama antara Muhammadiyah dan Bank Danamon ini terkait rencana untuk membuat Kartu Tanda Anggota (KTA) Muhammadiyah yang bisa dipakai untuk pembayaran apapun. Artinya, selain sebagai tanda identitas, KTAM bisa menjadi alat pembayaran dengan uang yang masuk ke dalamnya.

“Kami melihat bagaimana caranya sekarang anggota Muhammadiyah mudah bayar iuran, uang sekolah, ke rumah sakit, zakat, infaq, beli apapun, bahkan haji dan umrah. Jadi, kami bersama Muhammadiyah memikirkan membuat kartu selain tanda anggota, bisa untuk pembayaran. Satu kartu multifungsi dan memberi manfaat untuk warga Muhammadiyah,” kata Heri Hikmanto.

Ide soal pembuatan kartu tersebut sejauh ini masih dalam persiapan dan dikembangkan oleh beberapa pengembang, terutama LabMu. Yang jelas, jika kartu tersebut bisa direalisasikan, maka warga Muhammadiyah akan merasakan banyak manfaat dari beberapa fitur yang ada. Salah satunya kartu berisi dua belas mata uang dan ini sangat berguna untuk kemudahan pembayaran jika berada di luar negeri. 

Dari PWM DIY sendiri menyambut baik kerja sama dengan Bank Danamon ini. Wakil Sekretaris PWM DIY, Farid Setiawan menyatakan Muhammadiyah terbuka untuk bekerjasama dengan semua pihak termasuk perbankan sesuai kebijakan persyarikatan .

Terlebih, PWM DIY memiliki program - program yang membutuhkan dukungan dan kerja sama dengan berbagai pihak, seperti pembangunan sekolah internasional, perumahan guru, dan sebagainya. “Muhammadiyah juga memberikan dukungan berkaitan dengan program yang sesuai dengan target capaian yang hendak diraih PWM DIY,” ucap Farid.

Soal rencana KTAM yang akan jadi kartu pembayaran, menurut Farid itu sangat bagus dan dapat membantu warga Muhammadiyah agar KTAM itu memiliki fungsi bagi pemegangnya. Tidak hanya sebagai identitas, tapi juga untuk kebermanfaatan lainnya, seperti pembayaran.

“Bank Danamon menawarkan program KTAM multifungsi untuk pengembangan sistem ini menarik dan luar biasa sehingga Marwah KTAM akan naik. Konsekuensinya, kartu itu bisa bermanfaat bagi pemegangnya, tidak sekedar simbol (identitas),” jelas Farid..

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow