Business Matching MJE #4: Bank Buka Akses Modal, SDM Jadi Tantangan

Business Matching MJE #4: Bank Buka Akses Modal, SDM Jadi Tantangan

Smallest Font
Largest Font

YOGYA – Sesi Business Matching dalam rangkaian Muhammadiyah Jogja Expo (MJE) #4 pada Ahad (14/9) menyoroti peran perbankan, strategi pembiayaan, dan pentingnya sumber daya manusia (SDM) dalam pengembangan usaha. 

Tiga narasumber dari sektor perbankan dan dunia usaha berbagi pengalaman serta strategi menghadapi tantangan bisnis. Mereka menekankan kolaborasi perbankan, strategi pembiayaan yang tepat, serta pengelolaan SDM menjadi kunci penting dalam menjaga keberlangsungan dan pengembangan usaha di tengah persaingan yang semakin ketat.

Latif Komarudin, Retail Financing Business Deputy RO VII Semarang Bank Syariah Indonesia, menegaskan bahwa perbankan hadir bukan sekadar penyedia modal, melainkan mitra strategis dalam pengembangan usaha. Menurutnya, kolaborasi dengan bank memberi banyak manfaat, mulai dari edukasi, dukungan manajerial, hingga pendampingan teknis.

“Ketika nasabah berinteraksi dengan perbankan, mereka tidak hanya mendapatkan akses permodalan, tetapi juga edukasi tentang pengelolaan usaha dan keuangan. Selain itu, bank dapat membantu memenuhi kebutuhan modal usaha yang sering menjadi hambatan utama, mulai dari pembelian bahan baku hingga investasi alat produksi,” jelas Latif.

Hal senada ditegaskan oleh Adit Setiawan, Direktur PT Indonesia Plafon Semesta. Ia menekankan bahwa berhutang ke bank bukanlah aib, melainkan strategi bisnis yang menguntungkan. “Saya mendirikan lima pabrik sepenuhnya dengan dana bank, tanpa investor luar. Kalau dengan investor, kita harus berbagi dividen yang nilainya bisa sangat besar. Sementara bunga bank jauh lebih ringan, hanya sekitar 8–9% per tahun,” ungkapnya.

Adit menambahkan, keberanian mengambil pembiayaan dari bank membantunya menangkap momentum bisnis dan mengembangkan usaha lebih cepat. Namun, ia mengingatkan bahwa menjaga reputasi sebagai debitur sangat penting agar tetap dipercaya pihak perbankan.

Sementara itu, Mizan Sulthon, Direktur Parahita Diagnostic Center, menyoroti tantangan dari sisi SDM. Menurutnya, ekspansi usaha bukan sekadar soal modal, tetapi juga kepemimpinan yang amanah dan kompeten.

“Menambah cabang itu mudah, tetapi yang sulit adalah mencari pemimpin yang amanah sekaligus kompeten. Keduanya harus berjalan bersama. Karena itu, SDM adalah aset utama yang harus dijaga dalam setiap perusahaan,” tegas Mizan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow