Bangun Jaringan Halal di Lingkungan Persyarikatan, LP4H PWM DIY Gelar Pelatihan Pendamping PPH

Bangun Jaringan Halal di Lingkungan Persyarikatan, LP4H PWM DIY Gelar Pelatihan Pendamping PPH

Smallest Font
Largest Font

YOGYAKARTA — Lembaga Pengkajian, Pengawasan, dan Pendampingan Produk Halal (LP4H) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY menggelar Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal (PPH) pada Sabtu–Minggu, 27–28 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting. Melalui kegiatan ini, LP4H PWM DIY berusaha mewujudkan dan mengembangkan jaringan halal dalam tubuh persyarikatan.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memaksimalkan potensi kader Muhammadiyah. Karenanya, LP4H PWM DIY menggandeng Nasyiatul ‘Aisyiyah DIY dan Pemuda Muhammadiyah DIY, serta Ahmad Dahlan Halal Center. Diharapkan, sumber daya para pendamping halal ini memiliki pemahaman regulatif, syariat, dan teknis pendampingan produk halal secara komprehensif.

Wakil Ketua PWM DIY, Yayan Suryana, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan tersebut. Ia menilai program ini sebagai langkah penting dalam penguatan kelembagaan sekaligus penguatan kesadaran keislaman.

“Pendamping halal bukan urusan sederhana. Ini bagian dari etos keislaman yang berangkat dari kesadaran spiritual, sekaligus memiliki dimensi sosial,” ujarnya.

Yayan menekankan bahwa seluruh program dakwah dan aktivitas kehidupan seyogianya dijalankan dalam kerangka kehalalan, bukan hanya sah secara hukum, tetapi juga bersih, baik, dan membawa kemaslahatan.

Ia juga menekankan bahwa prinsip halal bersifat universal. Menurutnya, nilai kehalalan berkaitan erat dengan keberlanjutan hidup dan tanggung jawab manusia terhadap lingkungan. Ia mencontohkan bencana banjir yang belakangan ini menimpa banyak tempat di Sumatra.

"Sumatra, misal, belum ada riset memang yang membuktikan bagaimana terjadinya banjir di sana. Tapi beberapa penjelasan mengenai ilegal loging, pembalakan liar, menjadi contoh bagaimana hal-hal yang tidak halal, tidak baik secara proses, mendatangkan bencana," jelasnya.

Pada pelatihan yang diselenggarakan selama dua hari ini, LP4H PWM DIY menyusun materi yang komprehensif serta pemateri yang kompeten untuk para pendamping PPH.

Pada hari pertama, peserta menerima materi Kebijakan dan Regulasi Jaminan Produk Halal (JPH) yang disampaikan Prof. Dr. Nurkhasanah, Apt., M.Si., serta Ketentuan Syariat Islam terkait JPH oleh Rofiul Wahyudi. Pelatihan kemudian berlanjut dengan materi Pendampingan dan Peran Pendamping PPH serta Pengetahuan Bahan, yang disampaikan oleh Amalya Nurul Khairi, S.T.P., M.Sc.

Masih di hari pertama, peserta juga mendapatkan pembekalan Proses Produk Halal (PPH) dari Dr. Retty Ikawati, S.T.P., M.Sc., serta penugasan penyusunan Manual Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) sebagai bagian dari latihan pendampingan.

Pada hari kedua, materi difokuskan pada aspek teknis lanjutan. Prof. Dr. Nina Salamah, Apt., M.Si. menyampaikan materi Verifikasi dan Validasi, dilanjutkan dengan simulasi praktik. Materi Digitalisasi dan Dokumentasi Pendampingan disampaikan oleh Titisari Juwitaningtyas, S.T.P., M.Sc., sementara pengenalan UMK dan perizinan pelaku usaha dipaparkan oleh Mustofa Ahda, Ph.D. Kegiatan ditutup dengan presentasi tugas Manual SJPH serta proses verifikasi dan validasi oleh peserta.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow