Aksi Tolak RUU TNI di DPRD DIY Dipukul Mundur, Gas Air Mata dan Water Cannon Dikerahkan
YOGYA – Kericuhan terjadi aksi tolak UU TNI di depan DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (20/3) malam ini. Aksi represif dari Kepolisian yang berupaya membubarkan massa mendapatkan perlawanan dari para peserta aksi yang tergabung dalam Aliansi Jogja Memanggil
Salah satu massa aksi yang enggan dikutip namanya mengungkapkan, awalnya pihak kepolisian memang melakukan mediasi, hanya saja massa aksi masih menolak membubarkan diri.
"Ini diberi waktu sejam untuk membubarkan diri. Tapi banyak yang meminta agar bertahan hingga dini hari," katanya.
Polisi sendiri memilih mundur dan merapat ke gedung DPRD DIY. Sementara massa bergerak dan membentuk pagar dengan saling menyilangkan tangan sambil terus meneriakkan yel-yel perlawanan.
Dari pantauan di lokasi, massa aksi terus dipaksa mundur oleh kepolisian dan sejumlah "oknum". Bahkan, sampai menggunakan water cannon dan gas air mata untuk memukul mundur massa aksi yang membuat situasi menjadi tidak kondusif.
Beberapa peserta massa aksi ada yang sampai mengalami luka-luka dan langsung mencari tim medis yang ternyata sempat juga dipaksa mundur dari lokasi aksi. Namun, masalah tersebut bisa diatasi setelah ambulans akhirnya bisa datang di tempat.
Hingga kini belum ada laporan korban luka atau orang menghilang dari massa aksi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow