‘Aisyiyah Sleman Teguhkan Komitmen Perkaderan di Zona Utara dan Timur
SLEMAN — Majelis Pembinaan Kader (MPK) Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kabupaten Sleman menggelar pertemuan antar cabang (PAC) se-Zona Utara pada Ahad (12/10) di Gedung Dakwah Muhammadiyah Turi, Ngablak, Bangunkerto, Turi, Sleman. Pertemuan yang berlangsung pukul 08.30–11.30 WIB ini diikuti oleh seluruh anggota MPK Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) dan Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) dari wilayah Turi, Tempel, Pakem, dan Cangkringan.
Ketua MPK PDA Sleman, Waridil Khotimah, S.Si., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya sinkronisasi dan koordinasi perkaderan lintas jenjang sesuai sistem perkaderan ‘Aisyiyah.
“Pertemuan ini diharapkan memperkuat pemahaman dan komitmen kader terhadap visi-misi perjuangan ‘Aisyiyah sebagai gerakan perempuan Islam berkemajuan,” ujarnya.
Dalam sistem perkaderan yang dirumuskan MPK ‘Aisyiyah, proses kaderisasi tidak hanya berfungsi sebagai regenerasi kepemimpinan, tetapi juga sebagai sarana membentuk kader yang berkompeten, berintegritas, dan memiliki semangat juang dalam menggerakkan organisasi, umat, dan bangsa.
Pendekatan yang digunakan mencakup perkaderan utama, seperti Baitul Arqam dan pelatihan instruktur, serta perkaderan fungsional melalui kajian, pembinaan keluarga sakinah, dan dakwah jamaah.
Berdasarkan kurikulum Baitul Arqam yang diterapkan, materi pembinaan kader tidak hanya menekankan ideologi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, tetapi juga mencakup kepemimpinan transformatif, manajemen konflik, kewirausahaan, dan kecakapan digital. Dengan demikian, kader yang terbentuk diharapkan mampu menjawab tantangan zaman secara kontekstual dan progresif.
Pada hari yang sama, kegiatan serupa juga diselenggarakan di Zona Sleman Timur, yang meliputi wilayah Ngemplak, Kalasan, Prambanan, dan Berbah.
Sekretaris MPK PDA Sleman, Widayatun, S.Ag., M.Psi., menuturkan bahwa pertemuan lintas zona ini juga menjadi ajang silaturahmi serta berbagi praktik baik antar cabang dan ranting. “Kami ingin memastikan semangat kaderisasi tetap hidup di semua tingkatan, dari daerah hingga ranting,” ungkapnya.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam meneguhkan komitmen kader perempuan ‘Aisyiyah di Sleman untuk terus berdakwah, berjuang, dan berkontribusi bagi masyarakat berkemajuan sesuai nilai-nilai Islam yang mencerahkan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow