UPZ Permata Bank Syariah dan LAZISMU Salurkan Rp3,37 Miliar untuk Kemandirian Ekonomi Penyandang Disabilitas

UPZ Permata Bank Syariah dan LAZISMU Salurkan Rp3,37 Miliar untuk Kemandirian Ekonomi Penyandang Disabilitas

Smallest Font
Largest Font

JAKARTA — Unit Pengelola Zakat dan Dana Kebajikan (UPZ DK) Permata Bank Syariah memperkuat sinergi strategis bersama LAZISMU melalui serah terima simbolis program kemitraan yang berlangsung di Kantor Pusat Permata Bank Syariah, kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (8/6).

Dalam tiga tahun terakhir, periode 2023–2025, total dana kebajikan yang disalurkan UPZ DK Permata Bank Syariah melalui LAZISMU mencapai Rp3,37 miliar. Dana tersebut dimanfaatkan untuk berbagai program strategis, mulai dari sedekah hewan dan daging kurban Iduladha 1447 Hijriah yang menjangkau Sumatra, Kalimantan, dan Jawa, hingga program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.

Wakil Ketua UPZ Permata Bank Syariah, Awaludin Gumbira, menyampaikan apresiasi atas peran LAZISMU sebagai mitra utama dalam menyalurkan dana kebajikan secara tepat sasaran.

“LAZISMU adalah salah satu mitra utama kami. Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih karena keberadaan LAZISMU memudahkan amanah yang kami emban dalam mengelola dan menyalurkan dana umat,” ujar Awaludin.

Direktur Keuangan Unit Usaha Syariah Permata Bank, Rudy Basyir Ahmad, mengungkapkan bahwa penghimpunan dana kebajikan terus menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Karena itu, pihaknya optimistis penyaluran dana dapat dilakukan lebih cepat dan efektif melalui kolaborasi dengan mitra yang profesional dan terpercaya.

Menurut Rudy, serah terima program ini bukan sekadar agenda administratif, melainkan langkah strategis dalam memperkuat inklusi keuangan syariah dan memperluas manfaat dana zakat, infak, serta sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola diharapkan mampu menjangkau lebih banyak mustahik, menciptakan dampak ekonomi yang signifikan, serta tetap menjaga transparansi dan akuntabilitas sesuai prinsip syariah,” jelasnya.

Kerja sama UPZ DK Permata Bank Syariah dan LAZISMU mencakup seluruh enam pilar program LAZISMU, yakni ekonomi, kesehatan, sosial dan dakwah, lingkungan, kemanusiaan, serta pendidikan.

Direktur Penghimpunan LAZISMU Pusat, M. Sholeh Farabi, menjelaskan bahwa salah satu program unggulan yang saat ini menunjukkan hasil nyata adalah TelurMoe, program peternakan ayam free-range berbasis pakan organik di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Program tersebut dikelola secara intensif oleh komunitas penyandang disabilitas dan mendapat dukungan tambahan modal kerja dari UPZ DK Permata Bank Syariah senilai sekitar Rp1,2 miliar. Bantuan itu mencakup penguatan operasional usaha hingga penyediaan armada motor roda tiga jenis cargo untuk mendukung distribusi hasil produksi.

“Para peternak yang mayoritas penyandang disabilitas sebelumnya tidak memiliki penghasilan. Kini mereka telah mandiri secara ekonomi, bahkan mampu melakukan transfer knowledge kepada kelompok lain. Saat ini, pasar internal Muhammadiyah saja sudah kewalahan menyerap produksinya karena kualitas telur yang sangat baik,” ungkap Farabi.

Ke depan, lokasi peternakan akan dipindahkan ke lahan milik Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) guna memperluas kapasitas produksi hingga 1.000 ekor ayam. Model pemberdayaan yang telah terbukti berhasil ini diharapkan dapat direplikasi di berbagai daerah di Indonesia.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow