Tetap Moderat, Muhammadiyah Didorong Perkuat Ukhuwah di Tengah Beragam Gerakan Islam
SLEMAN – Dalam dinamika kehidupan keislaman yang semakin beragam, Muhammadiyah diingatkan untuk terus meneguhkan jati diri sebagai gerakan dakwah Islam berkemajuan yang moderat dan terbuka.
Hal ini disampaikan oleh Dr. Farid Setiawan, M.Pd.I., Wakil Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PWM DIY), dalam materi “Muhammadiyah di Antara Gerakan Dakwah Islam Lainnya” pada kegiatan Baitul Arqam Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Depok, Sabtu (11/10).
Farid menjelaskan bahwa dalam berinteraksi dengan pihak lain, Muhammadiyah memiliki dua dari sepuluh sifat penting yang perlu dijaga dan diamalkan, yakni memperbanyak kawan serta mengamalkan ukhuwah Islamiyyah.
“Lalu, sifat berikutnya adalah Muhammadiyah juga senantiasa menjalin kerja sama dengan berbagai golongan Islam lainnya dalam menyiarkan, mengamalkan ajaran Islam, serta membela kepentingan umat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan posisi Muhammadiyah di tengah berbagai corak gerakan Islam modern, di antaranya neo-tradisionalisme dan neo-revivalisme.
“Kelompok neo-tradisionalis mengakui tradisi warisan Islam masih relevan dalam kehidupan modern, asalkan dibaca dan diinterpretasikan dengan cara pandang modernitas. Sementara itu, neo-revivalisme merupakan bentuk baru dari gerakan kebangkitan Islam yang cenderung lebih keras, bahkan bisa bersifat eksklusif,” jelasnya.
Dalam konteks tersebut, Muhammadiyah, kata Farid, harus mampu menampilkan wajah Islam yang wasathiyah (moderat) dan menjadi teladan dalam membangun ukhuwah di tengah perbedaan.
“Warga Muhammadiyah harus terus menggali dan mengkaji dokumen-dokumen ideologi Persyarikatan serta mengamalkannya dalam aktivitas sehari-hari. Itulah ruh kader dalam berorganisasi dan mengembangkan Muhammadiyah agar tetap kokoh di tengah perubahan zaman,” pesannya.
Ia juga mengingatkan pentingnya memperkuat barisan kader yang teratur dan solid di semua tingkatan, termasuk di PCM Depok. “Sinergi, kohesi, dan kolaborasi harus terus dijaga agar gerakan Muhammadiyah semakin kuat dan diterima di tengah masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan Baitul Arqam PCM Depok ini menjadi momentum penguatan ideologi dan semangat dakwah bagi para kader, agar mampu berperan aktif menghadirkan Islam yang berkemajuan dan berkeadaban di tengah masyarakat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow