Tekankan Urgensi Media Dakwah Persyarikatan, PP Muhammadiyah Buka Pelatihan Manajemen Reputasi Digital Zona II

Tekankan Urgensi Media Dakwah Persyarikatan, PP Muhammadiyah Buka Pelatihan Manajemen Reputasi Digital Zona II

Smallest Font
Largest Font

JAKARTA — Pusat Syiar Digital Muhammadiyah (PSDM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah kembali menggelar Pelatihan Manajemen Reputasi Digital Organisasi bagi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) se-Indonesia Zona II (wilayah barat). Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, dengan pembukaan resmi pada Jumat (29/8) di Hotel Narita, Jakarta.

Direktur PSDM, Dr. Choirul Fajri, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memperkuat eksistensi Muhammadiyah di ranah digital. Menurutnya, reputasi media digital tidak hanya soal strategi komunikasi, tetapi juga integrasi nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam praktik pengelolaan informasi. “Pelatihan Zona II ini menjadi kelanjutan dari program serupa yang sebelumnya dilaksanakan di Zona I, bersama PWM se-Indonesia bagian timur,” ujarnya.

Acara resmi dibuka oleh Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Izzul Muslimin. Dalam amanatnya, Izzul menegaskan bahwa pengelolaan media digital merupakan instrumen vital dakwah persyarikatan di era kontemporer. Ia menekankan tiga hal pokok yang harus diperhatikan Muhammadiyah.

Pertama, Muhammadiyah perlu terus meningkatkan intensitas dan kualitas dakwah melalui media digital agar pesan-pesan persyarikatan menjangkau generasi muda dan masyarakat luas. Kedua, dibutuhkan sinergi antar media dakwah digital Muhammadiyah agar lebih terarah, konsolidatif, dan saling menguatkan. Ketiga, reputasi media digital akan sangat memengaruhi citra organisasi, sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara profesional, konsisten, dan berkomitmen menjaga nama baik Muhammadiyah.

Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada aspek konseptual, tetapi juga memberikan pembekalan praktis terkait strategi pengelolaan reputasi digital, pemahaman karakter media daring, hingga cara membangun narasi dakwah yang relevan dengan kebutuhan publik modern. Para peserta terdiri dari sekretaris PWM wilayah barat dan staf media masing-masing daerah, yang diharapkan dapat menjadi motor penggerak dalam memperkuat syiar digital persyarikatan.

Dengan terselenggaranya program ini, Muhammadiyah meneguhkan langkahnya dalam menjadikan teknologi digital sebagai sarana dakwah yang adaptif, modern, dan selaras dengan spirit Islam berkemajuan. Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan mampu mengonsolidasikan pengelolaan media digital Muhammadiyah secara nasional sehingga pesan dakwah persyarikatan dapat menjangkau audiens yang lebih luas secara efektif.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow