Syauqi Soeratno Dorong Guru Muhammadiyah Yogya Tingkatkan Kualitas Pendidikan demi Ketahanan Bangsa

Syauqi Soeratno Dorong Guru Muhammadiyah Yogya Tingkatkan Kualitas Pendidikan demi Ketahanan Bangsa

Smallest Font
Largest Font

YOGYAKARTA — Anggota MPR RI sekaligus DPD RI perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Ir. Ahmad Syauqi Soeratno, M.M., menegaskan bahwa kemajuan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas para pendidiknya. Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di hadapan ratusan tenaga pendidik Muhammadiyah se-Kota Yogyakarta, Sabtu (13/12).

Dalam forum tersebut, Syauqi menekankan bahwa investasi terbaik bagi masa depan Indonesia bukan semata pembangunan infrastruktur fisik, melainkan penguatan sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, peningkatan kualitas SDM harus dimulai dari ruang kelas, melalui guru yang kompeten dan berintegritas.

“Tidak mungkin kita berbicara tentang kejayaan NKRI di masa depan jika kualitas pengajarnya tidak diperhatikan. Guru adalah garda terdepan dalam mentransfer nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika kepada generasi penerus,” ujar Syauqi.

Ia menyebut, peran guru sangat strategis dalam mewujudkan cita-cita proklamasi sebagaimana termaktub dalam Empat Pilar MPR RI. Karena itu, kompetensi dan integritas tenaga pendidik menjadi syarat mutlak bagi ketahanan bangsa.

Di tengah era disrupsi digital, Syauqi menilai tantangan yang dihadapi guru semakin kompleks. Tenaga pendidik Muhammadiyah dituntut tidak hanya unggul secara intelektual dan metodologis, tetapi juga memiliki pemahaman kebangsaan yang kuat agar peserta didik tidak kehilangan jati diri di tengah arus globalisasi.

“Kualitas pendidikan yang baik akan melahirkan warga negara yang memahami semangat Pembukaan UUD 1945 dan memiliki jiwa persatuan. Guru yang berkualitas mampu menanamkan nilai toleransi dan kebinekaan secara konkret, sehingga sekolah menjadi ruang yang sehat untuk menyemai nasionalisme,” tambah Senator yang akrab disapa Mas Syauqi itu.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya kesejahteraan guru yang dibarengi dengan komitmen untuk terus memperbarui wawasan kebangsaan. Ia berharap, tenaga pendidik Muhammadiyah di Kota Yogyakarta dapat menjadi teladan pendidik yang moderat, inovatif, dan berwawasan luas.

“Jika Bapak dan Ibu guru memiliki kualitas unggul, nilai-nilai Pancasila akan hidup dalam keseharian siswa. Negara yang kuat membutuhkan pondasi pendidikan yang kokoh, dan pondasi itu ada di tangan para guru,” tegasnya.

Kegiatan sosialisasi ini disambut antusias oleh para guru dari berbagai jenjang pendidikan di bawah naungan Muhammadiyah Kota Yogyakarta. Selain menjadi ajang penguatan wawasan kebangsaan, forum ini juga menjadi ruang diskusi strategis untuk mengintegrasikan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI ke dalam kurikulum pembelajaran, sebagai bekal menyongsong Generasi Indonesia Emas 2045.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    2
    Like
  • Dislike
    1
    Dislike
  • Funny
    1
    Funny
  • Angry
    1
    Angry
  • Sad
    1
    Sad
  • Wow
    0
    Wow