Riduwan: UMKM Tulang Punggung Ekonomi, Jogja Pusat Kreativitas Indonesia
YOGYA – Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kembali ditegaskan sebagai pilar utama perekonomian nasional. Hal itu disampaikan Bendahara Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, Dr. Riduwan, M.Ag., dalam pembukaan Talkshow UMKM di ajang Muhammadiyah Jogja Expo (MJE) #4 pada Ahad (14/9).
Riduwan menekankan, UMKM terbukti paling tangguh menghadapi gejolak ekonomi. Salah satu contohnya terlihat saat pandemi Covid-19, ketika banyak pelaku usaha skala besar terpuruk, justru usaha mikro mampu bertahan dengan kelincahan strategi yang mereka miliki.
“Ibu-ibu yang biasanya pagi jualan makanan, kalau tidak laku bisa langsung beralih menjual produk lain pada siangnya. Kelincahan inilah yang membuat UMKM lebih sustainable dalam mengembangkan bisnis,” ungkapnya.
Menurut Riduwan, di Yogyakarta sektor UMKM, terutama industri kreatif, menjadi penopang besar perekonomian daerah. Kota ini disebut sebagai pusat kreativitas di Indonesia karena masyarakatnya memiliki inovasi yang tinggi dalam mengembangkan berbagai usaha.
“Jogja itu luar biasa. Banyak orang kreatif hadir di sini, bukan hanya dari masyarakat lokal, tapi juga dari berbagai daerah di Indonesia. Kontribusi mereka terbukti nyata, seperti yang tadi ditunjukkan oleh perwakilan KADIN maupun beberapa anggota IWAPI yang bukan asli Jogja, tetapi sumbangsihnya untuk masyarakat sangat besar,” tuturnya.
Menutup sambutannya, Riduwan menyebut Yogyakarta memiliki daya tarik istimewa bukan hanya dari sektor pariwisata, tetapi juga dari semangat warganya dalam berkreasi dan membangun ekonomi. “Memang Jogja itu terbuat dari rindu. Siapa pun yang datang, biasanya akan selalu ingin kembali,” katanya.
Talkshow UMKM ini menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan pengusaha, asosiasi, hingga organisasi perempuan. Perwakilan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) juga menekankan pentingnya kolaborasi serta inovasi agar UMKM tetap berdaya saing, sekaligus mampu membuka lapangan kerja baru.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow