RAKERCAB Pemuda Muhammadiyah Depok Evaluasi Program Tengah Periode dan Matangkan Agenda Strategis di 2026

RAKERCAB Pemuda Muhammadiyah Depok Evaluasi Program Tengah Periode dan Matangkan Agenda Strategis di 2026

Smallest Font
Largest Font

SLEMAN — Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Depok, Sleman, menggelar Rapat Kerja Cabang (RAKERCAB) pada Ahad (28/12) di Kantor Kapanewon Depok. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran PCPM serta Pimpinan Ranting Pemuda Muhammadiyah se-Depok.

Ketua PCPM Depok, Hukma Fikria Adira, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa RAKERCAB menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi kinerja pada paruh pertama kepengurusan sekaligus menyusun arah program kerja pada paruh kedua periode berjalan hingga persiapan program 2026.

“RAKERCAB ini menjadi ruang refleksi atas apa yang sudah kita lakukan, sekaligus forum menyusun program yang lebih terarah dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, sejak rapat kerja awal yang dilaksanakan pada 9 Maret 2024 di lokasi yang sama, yang kala itu juga dihadiri Anggota DPD RI Daerah Istimewa Yogyakarta Ir. H. Ahmad Syauqi Soeratno, M.M., Pemuda Muhammadiyah Depok telah menjalankan sejumlah program strategis. Di antaranya Gerakan Anak Muda Mengaji, Hari Olahraga, pembentukan Korps Mubaligh, rencana pendirian Ranting Condongcatur Barat, pembentukan tim Pelatihan Baris-Berbaris KOKAM Depok, hingga perekrutan kader baru.

“Harapan kami, program-program ini menjadi keunggulan Pemuda Muhammadiyah Depok dan bisa dijalankan secara konsisten,” tambah Hukma. Ia juga memohon dukungan serta arahan dari PCM Depok agar Pemuda Muhammadiyah tetap berada pada koridor gerakan yang tepat.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Depok, H. Muhammad Ichsan, S.E., M.M., mengapresiasi kerja-kerja Pemuda Muhammadiyah Depok yang dinilainya menunjukkan semangat istiqamah dalam berorganisasi.

“Dalam berorganisasi jangan pesimis. Yang terpenting adalah istiqamah, meskipun terasa berat. Kunci kekuatan organisasi adalah komunikasi dan pertemuan rutin yang disepakati bersama,” tegasnya.

Ia mendorong Pemuda Muhammadiyah untuk terus mengambil peran khas kepemudaan, misalnya melalui bidang seni dan olahraga, yang dinilainya menjadi pintu masuk efektif dalam menggerakkan potensi anak muda di Depok, Sleman.

“Pemuda harus menunjukkan karya sejati. Garaplah sektor-sektor yang belum tersentuh, seperti seni dan olahraga. Dari sanalah gerakan pemuda bisa tumbuh dan berkembang,” katanya, mengutip pesan Ali bin Abi Thalib r.a. bahwa pemuda sejati dikenal dari karya, bukan sekadar identitas.

Muhammad Ichsan juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas organisasi, termasuk dengan mahasiswa (IMM), remaja masjid, pelajar (IPM), dan Nasyiatul 'Aisyiyah. Ia mendorong agar setiap kegiatan Pemuda Muhammadiyah memiliki segmentasi jelas dan benar-benar menyasar kebutuhan pemuda.

“Yang terpenting, cabang dan ranting harus punya kegiatan rutin. Minimal sebulan sekali ada silaturahmi atau pertemuan. Kader harus terlihat dan hadir di setiap kegiatan,” ujarnya.

Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh kader Pemuda Muhammadiyah Depok untuk tidak minder dengan kondisi apa pun serta memanfaatkan dukungan dan fasilitas dari Pemerintah Kapanewon Depok sebagai modal penguatan gerakan.

“Semoga hasil evaluasi dijalankan dengan sungguh-sungguh dan program baru dirancang serapi mungkin agar benar-benar bisa dilaksanakan,” pungkasnya.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    1
    Wow