Pengajian Perdana PCM Bantarbolang Perkuat Dakwah dan Konsolidasi Organisasi

Pengajian Perdana PCM Bantarbolang Perkuat Dakwah dan Konsolidasi Organisasi

Smallest Font
Largest Font

PEMALANG — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kecamatan Bantarbolang menggelar pengajian perdana di Kedai Kopi Gula Aren, Desa Pengiringan, Sabtu (2/5). Kegiatan ini mengusung tema “Memajukan dan Mencerahkan Bumi Bantarbolang.”

Pengajian tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat gerakan dakwah sekaligus konsolidasi organisasi di tingkat cabang dan ranting.

Sejumlah pimpinan hadir dalam kegiatan ini, di antaranya jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pemalang, seperti H. Ahmad HM dan H. Abdul Choliq.

Dalam tausiyahnya, H. Ahmad HM menekankan pentingnya menjaga hubungan sosial melalui enam amalan utama, yakni memberi salam, memenuhi undangan, memberi nasihat, mendoakan orang bersin, menjenguk orang sakit, serta bertakziyah kepada yang berduka.

“Nilai-nilai sederhana ini, jika diamalkan secara konsisten, akan memperkuat ukhuwah dan menjadi bagian dari dakwah bil hal,” ujarnya.

Semangat dakwah Muhammadiyah juga ditegaskan melalui pemikiran Buya Hamka dalam Tafsir Al-Azhar, bahwa dakwah tidak hanya dilakukan melalui lisan, tetapi juga melalui tindakan nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Prinsip tersebut sejalan dengan pandangan Ahmad Rasyid Fachruddin yang menyebut pengajian sebagai denyut kehidupan Muhammadiyah.

Sementara itu, H. Abdul Choliq selaku Koordinator Bidang Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR) PDM Pemalang memaparkan perkembangan Muhammadiyah di Kecamatan Bantarbolang. Ia menyebutkan, kegiatan kajian rutin telah berjalan secara bergilir dari rumah ke rumah sebagai bagian dari syiar persyarikatan.

Upaya mengaktifkan kembali Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) juga terus dilakukan di sejumlah desa, yakni Desa Kuta, Desa Bantarbolang, dan Desa Pegiringan. Adapun Desa Wanarata diproyeksikan menjadi wilayah yang segera menyusul aktif.

Menurut Imam Susanto, secara umum pembentukan PCM di Kabupaten Pemalang telah mencapai 100 persen. Namun, jumlah ranting baru mencapai sekitar 51,3 persen dari total desa dan kelurahan yang ada. Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi PCM Bantarbolang untuk terus berkembang.

Selain itu, pembentukan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Bantarbolang juga menjadi perhatian. Pengajian dinilai sebagai pintu masuk strategis dalam memperkuat jamaah dan kaderisasi. Keberadaan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) pun disebut sebagai salah satu kunci dalam menggerakkan roda organisasi secara berkelanjutan.

Melalui pengajian perdana ini, diharapkan terjalin silaturahmi yang semakin erat, komitmen dakwah yang kian kuat, serta langkah nyata menuju Bantarbolang yang maju, berkemajuan, dan mencerahkan bagi seluruh masyarakat.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow