Musycab PMNA Jetis: Dakwah untuk Kuatkan Pemuda Tangguh Bangun Masyarakat

Musycab PMNA Jetis: Dakwah untuk Kuatkan Pemuda Tangguh Bangun Masyarakat

Smallest Font
Largest Font

YOGYAKARTA — Dakwah tidak selalu hadir dalam jalan yang mudah dan lapang, terkadang harus dilalui kesabaran, tenaga, bahkan kelelahan. Namun justru di sanalah nilai perjuangan itu bermakna. “Susah tidak apa-apa. Lelah dan sulit harus dihadapi bersama. Justru itu jalan yang disukai oleh Allah,” tegas Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Jetis, Viko Saputra.

Pesan reflektif tersebut menjadi ruh utama dalam Musyawarah Cabang (Musycab) Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul 'Aisyiyah Jetis, Ahad (1/2), di Masjid Noor Pakuningratan, Yogyakarta, mengusung tema “Membangkitkan Pemuda Tangguh Pembangun Bangsa.”

Menurut keyakinan Viko, kekuatan elementer kader muda Muhammadiyah terletak pada semangat dan komitmen kolektif. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas elemen sebagai fondasi perumusan program yang berdampak nyata bagi masyarakat.

“Kita berinisiatif berkolaborasi dan mempersatukan program. Barangkali ini pahala untuk kita,” ujarnya optimis.

Ia berharap setiap ikhtiar yang dijalankan kader Pemuda Muhammadiyah Jetis bernilai ibadah dan menghadirkan kebermanfaatan. “Semoga apa yang kita lakukan ini mendapatkan ganjaran dari Allah Swt,” imbuhnya.

Sejalan dengan itu, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Jetis Yogyakarta Imam Bayu Nugroho menilai Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul 'Aisyiyah Jetis memiliki modal sumber daya kader yang cukup kuat untuk menggerakkan roda dakwah Persyarikatan.

“Pemuda Muhammadiyah (dan Nasyiatul 'Aisyiyah) Jetis itu lumayan banyak dan hebat,” ungkapnya.

Potensi tersebut, menurut Imam Bayu, perlu dijaga kekompakannya agar tidak kehilangan arah dan daya ekspansi dakwah. Ia berharap kepengurusan yang terbentuk mampu menjalankan program secara berkelanjutan dan menjadi estafet gerakan Muhammadiyah ke depan.

“Mudah-mudahan ini bisa utuh dan bersemangat dalam membuat program berkelanjutan,” harapnya.

Penguatan peran Pemuda Muhammadiyah juga disampaikan Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Yogyakarta Muhammad Tegar Yudha. Ia menegaskan bahwa bergabung dan berproses di Pemuda Muhammadiyah merupakan investasi masa depan.

“Berpemuda Muhammadiyah tidak ada ruginya, dunia maupun akhirat,” tuturnya, didampingi Sekretaris PDPM Kota Yogyakarta Nuzulul Purwandana.

Menurutnya, Pemuda Muhammadiyah menjadi ruang dakwah sekaligus wadah aktualisasi diri bagi kader. “Teman-teman bisa belajar berorganisasi, bersosialisasi, mengembangkan bakat dan talenta. Pokoknya tempat bergembira,” tandasnya.

Dalam Musycab tersebut, terpilih pimpinan harian PCPM Jetis periode 2023–2027, yakni Viko Saputra sebagai Ketua, bersama Cristoffer Veron Purnomo (Sekretaris), dan Luqman Hanafi (Bendahara).

Sementara itu, PCNA Jetis periode 2023–2027 dinakhodai oleh Meilani Grisindi selaku Ketua bersama Aninda Hepy Devitasari (Sekretaris), dan Ghaffari Ramadhana (Bendahara).

Musycab ini menjadi penanda komitmen bersama untuk menapaki jalan dakwah, meski tidak selalu mudah, demi menghadirkan Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul 'Aisyiyah yang tangguh dan berdaya guna bagi bangsa.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow