MDMC Gelar Seminar Nasional, Soroti Pentingnya Logistik Kemanusiaan Saat Bencana

MDMC Gelar Seminar Nasional, Soroti Pentingnya Logistik Kemanusiaan Saat Bencana

Smallest Font
Largest Font

SLEMAN — Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar Seminar Nasional bertema Memahami Logistik Kemanusiaan melalui Pendekatan Komprehensif di Gedung Siti Moendjijah, Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Gamping, Sleman, Kamis (23/4). Kegiatan ini menyoroti pentingnya kesiapan logistik sebagai unsur utama dalam penanggulangan bencana.

Ketua MDMC PP Muhammadiyah, Budi Setiawan, mengatakan pengalaman dari berbagai bencana harus menjadi pelajaran untuk terus meningkatkan kapasitas kesiapsiagaan, terutama dalam pengelolaan logistik. Menurutnya, tantangan kebencanaan ke depan menuntut kesiapan yang berkelanjutan.

“Pengalaman-pengalaman nyata mengajarkan kita untuk tidak lengah. Kita harus terus mempersiapkan diri, karena ke depan masih banyak tantangan, terutama dalam pengelolaan logistik saat bencana terjadi,” ujarnya.

Dalam seminar tersebut, First Secretary for Humanitarian Affairs Kedutaan Besar Australia, Catherine Meehan, menyampaikan apresiasi terhadap langkah MDMC dalam memperkuat sektor kebencanaan. Ia menilai logistik kemanusiaan menjadi fondasi penting dalam respons darurat yang efektif.

Menurut Catherine, sekitar 80 persen operasi tanggap darurat berkaitan dengan aktivitas logistik. Karena itu, logistik memiliki peran strategis dalam penyelamatan jiwa, penyaluran bantuan secara bermartabat, serta memperkuat kesiapsiagaan sebelum bencana terjadi.

Pemerintah Australia, lanjut dia, juga berkomitmen memperkuat kemitraan jangka panjang dengan Indonesia di bidang logistik kemanusiaan. Kerja sama itu akan dilakukan bersama pemerintah Indonesia serta mitra seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan MDMC di berbagai tingkatan.

Sementara itu, Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati, menegaskan bahwa pengelolaan kebencanaan di Indonesia merupakan tanggung jawab bersama. Ia menyebut tantangan bencana di Indonesia sangat besar dan kompleks sehingga membutuhkan pendekatan menyeluruh.

“Kita tidak hanya cukup berbicara soal logistik dan kebutuhan. Kita juga perlu memperhatikan akar penyebab bencana. Ini adalah tantangan besar yang harus kita kerjakan bersama-sama,” katanya.

Melalui seminar ini, MDMC berharap pemahaman dan sinergi antar pemangku kepentingan dalam pengelolaan logistik kemanusiaan dapat semakin kuat. Kolaborasi pemerintah, organisasi kemanusiaan, dan mitra internasional dinilai menjadi kunci membangun sistem penanggulangan bencana yang tangguh, responsif, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow