Matahari Pagi Indonesia Jateng Gelar Cek Kesehatan dan Bagikan Sarapan Gratis di Simpang Lima Semarang
SEMARANG — Matahari Pagi Indonesia (MPI) Jawa Tengah kembali menebarkan semangat berbagi melalui kegiatan cek kesehatan gratis dan pembagian sarapan bagi masyarakat di kawasan Simpang Lima Semarang, Ahad (14/6). Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi MPI Jawa Tengah bersama Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah.
Sejak pagi hari, ratusan warga tampak antusias memanfaatkan layanan yang disediakan. Mulai dari pejalan kaki, pesepeda, hingga keluarga yang berolahraga di kawasan Simpang Lima turut menikmati sarapan gratis sekaligus memeriksakan kondisi kesehatan mereka.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan langsung dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah, Haryono Agus Setiawan, dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Mardi Santoso. Kehadiran keduanya menjadi wujud sinergi antara instansi pemerintah, perguruan tinggi, dan komunitas sosial dalam menghadirkan pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dari unsur akademisi, Wakil Rektor IV Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS), Muhammad Yusuf, juga hadir memberikan dukungan. Menurutnya, keterlibatan UNIMUS dalam program Matahari Pagi Indonesia merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi untuk menjalankan pengabdian kepada masyarakat secara nyata.
“Perguruan tinggi tidak hanya bertugas menyelenggarakan pendidikan dan penelitian, tetapi juga harus hadir di tengah masyarakat. Melalui kolaborasi ini, kami ingin menumbuhkan semangat berbagi, kepedulian, dan pelayanan yang menjadi bagian dari nilai-nilai Muhammadiyah,” ujarnya.
Melalui program Matahari Pagi Indonesia (MPI), kolaborasi ini tidak sekadar menghadirkan sarapan gratis dan layanan kesehatan, tetapi juga membangun ruang kebersamaan yang mempererat hubungan antara institusi publik, dunia pendidikan, dan masyarakat.
Penyelenggara berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari gerakan sosial yang memberi manfaat luas. Di tengah dinamika kehidupan masyarakat perkotaan, aksi sederhana seperti berbagi sarapan dan layanan kesehatan menjadi bentuk nyata kepedulian yang mampu menghadirkan kebahagiaan sekaligus memperkuat solidaritas sosial.
“Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa kebaikan harus terus disebarluaskan kepada siapa pun yang membutuhkan,” ujar panitia.
Semangat berbagi yang hadir di Simpang Lima pagi itu menunjukkan bahwa ketika berbagai elemen masyarakat bergandengan tangan, manfaat yang dirasakan masyarakat akan semakin luas. Dari sarapan sederhana hingga layanan kesehatan gratis, setiap bentuk kepedulian menjadi langkah kecil yang menghadirkan dampak besar bagi sesama.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow