LAZISMU DIY dan BPKH RI Bagi-bagi Berkah Ramadan kepada Masyarakat Difabel
YOGYA – LAZISMU Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PWM DIY) bersama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI mengadakan kegiatan buka bersama masyarakat difabel di halaman Gedung Muhammadiyah DIY, Jalan Gedongkuning no. 130B, Rejowinangun, Kota Yogyakarta, Kamis (27/3). Acara ini merupakan bagian dari Program Kemaslahatan “Berkah Ramadan 1446 H” BPKH RI.
Turut hadir pada acara ini, perwakilan BPKH RI Dr. Sulistyowati, M.E., CFP. Ketua PWM DIY Dr. M. Ikhwan Ahada, M.A., Asisten Walikota Yogyakarta bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Yunianto Dwi Sutono, para tamu undangan dan masyarakat difabel dari seluruh DIY. Meski diiringi oleh hujan yang deras, rupanya tak membuat acara berhenti dan justru makin semarak.
Dalam sambutannya, Ikhwan Ahada menegaskan bahwa program ini sejalan dengan misi Muhammadiyah mewujudkan teologi Al-Ma’un, yang mengajarkan sikap welas asih tanpa batas. “Inilah yang terus kami upayakan di Yogyakarta,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan rasa syukur atas dukungan dari berbagai pihak. “Semoga bantuan ini dapat memberdayakan saudara-saudara difabel kita. Hujan hari ini pun terasa seperti berkah,” tambah Ikhwan.
Lalu, Yunanto yang mewakili Walikota Yogyakarta, dr. Hasto Wardoyo, menyampaikan apresiasi. Menurutnya, program semacam ini layak didukung dan dikembangkan secara berkelanjutan. “Pemkot Yogyakarta siap mendorong inisiatif positif seperti ini,” tegasnya.
Selanjutnya, Sulistyowati, menjelaskan bahwa program ini mencakup pelatihan guru ngaji untuk penyandang disabilitas dan penyebaran 101 dai difabel. “Ini adalah komitmen BPKH agar dana yang dikelola benar-benar berdampak langsung pada masyarakat,” ujarnya.
LAZISMU DIY pun turut disebut sebagai mitra strategis dalam program ini. “Terima kasih atas kerjasamanya. Semoga langkah kecil ini membawa manfaat besar,” pungkas Sulistyowati.
Acara juga diisi dengan pelatihan bahasa isyarat, memperkuat inklusivitas dalam dakwah. Kegiatan ditutup dengan tausiyah oleh Ustadz Triyanto yang mengingatkan pentingnya solidaritas di bulan suci. Dengan semangat Ramadan, program ini menjadi bukti bahwa inklusivitas dan kepedulian sosial harus terus digaungkan, tak hanya di bulan suci, tetapi juga di bulan-bulan lainnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow