Inisiasi PRM Lenteng Agung, Uhamka Perkuat Dakwah Perkotaan dari Akar Rumput
JAKARTA — Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) menginisiasi pembentukan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Lenteng Agung, Jagaraksa, Jakarta Selatan, sebagai langkah strategis memperkuat dakwah komunitas perkotaan (urban dakwah). Inisiasi tersebut ditandai dengan Pengajian Perdana yang digelar di kediaman Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Uhamka, Selasa (14/7).
Mengusung tema "Menggembirakan Dakwah Muhammadiyah, Bergerak dari Bawah", kegiatan ini menjadi ikhtiar menghadirkan dakwah yang lebih dekat dengan masyarakat melalui penguatan organisasi di tingkat akar rumput.
Dekan FEB Uhamka, Prof. Zulpahmi, menegaskan bahwa keberadaan ranting merupakan fondasi penting dalam menggerakkan dakwah Muhammadiyah di tengah masyarakat. Menurutnya, sebagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk memperluas jangkauan dakwah dan program sosial hingga tingkat kelurahan.
"Uhamka siap berkomitmen penuh mendukung ekspansi persyarikatan. Kami berharap PRM Lenteng Agung menjadi pemantik lahirnya gerakan sosial-keagamaan yang mencerahkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat perkotaan," ujarnya.
Selain memperkuat struktur organisasi, pembentukan PRM Lenteng Agung juga diharapkan menjadi ruang pengembangan dakwah kultural. Ketua Lembaga Sensor Film (LSF) RI, Naswardi, menilai Muhammadiyah perlu semakin aktif memanfaatkan media seni dan perfilman sebagai sarana dakwah yang relevan dengan kehidupan masyarakat urban.
Menurutnya, kolaborasi antara Muhammadiyah dan insan perfilman dapat meningkatkan literasi seni dan budaya sekaligus menyampaikan nilai-nilai Islam berkemajuan melalui pendekatan yang lebih kreatif.
"Pendekatan kultural melalui film dan seni visual sangat sejalan dengan semangat amar makruf nahi mungkar. Ini dapat menjadi media dakwah modern yang mudah diterima masyarakat perkotaan," kata Naswardi.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jakarta Selatan, Edi Sukardi, menekankan bahwa tantangan sosial di kota besar membutuhkan kehadiran ranting yang aktif dan berdaya guna.
Menurutnya, PRM tidak cukup hanya menjadi struktur organisasi, tetapi harus hadir sebagai pusat pemberdayaan dan solusi bagi masyarakat.
"Dakwah perkotaan adalah kerja kolektif. Kehadiran PRM Lenteng Agung diharapkan menjadi inkubator gerakan sosial yang inklusif untuk memperluas syiar Islam Berkemajuan," tegasnya.
Senada dengan itu, Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Jagakarsa, Indra Sutisna, berharap pembentukan ranting baru tersebut mampu memperluas manfaat gerakan Muhammadiyah di wilayah Jakarta Selatan sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
Pengajian perdana ini turut dihadiri Wakil Ketua PDM Jakarta Selatan Muhammad Iqbal, jajaran pimpinan fakultas Uhamka, tokoh masyarakat, serta warga Muhammadiyah setempat. Selanjutnya, pembentukan kepengurusan resmi PRM Lenteng Agung akan ditindaklanjuti melalui koordinasi bersama PCM Jagakarsa.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow