Baitul Arqam PRA Tamantirto Utara Tekankan Penguatan Ideologi dan Tata Kelola Organisasi

Baitul Arqam PRA Tamantirto Utara Tekankan Penguatan Ideologi dan Tata Kelola Organisasi

Smallest Font
Largest Font

BANTUL – Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Tamantirto Utara menyelenggarakan Baitul Arqam (BA) pada Sabtu–Ahad (29–30/11) di Gedung Tabligh Institute, Kasihan, Bantul. Kegiatan yang diikuti 48 peserta ini menjadi ruang konsolidasi penting untuk memperkuat ideologi Muhammadiyah sekaligus meningkatkan kapasitas kader dalam mengelola organisasi secara berkemajuan.

Ketua PRA Tamantirto Utara, Nanik Widaryani, S.IP., dalam sambutannya menegaskan bahwa Baitul Arqam merupakan agenda strategis bagi penguatan identitas dan gerak organisasi di tingkat ranting.

“Tujuan BA adalah menguatkan ideologi Muhammadiyah dan meningkatkan semangat ber-‘Aisyiyah di PRA Tamantirto Utara. Dari kegiatan ini, kami berharap tumbuh peningkatan keilmuan, penguatan nilai keislaman melalui praktik ibadah, serta pemahaman tata kelola organisasi yang lebih baik,” ujarnya.

Selama dua hari, peserta mempelajari delapan materi yang disusun berjenjang oleh Tim Instruktur MPK PDA Bantul. Pada Sabtu pagi, kegiatan dimulai dengan pembukaan, laporan ketua PRA, dan penyerahan simbolis kepada instruktur. Dilanjutkan dengan orientasi, kontrak belajar, serta pretest untuk memetakan pemahaman awal peserta.

Materi 1 mengangkat tema “Kepemimpinan Organisasi ‘Aisyiyah, Kader dan Kaderisasi ‘Aisyiyah” yang disampaikan Misma Kasim. Materi ini menekankan peran kader sebagai penggerak utama dakwah dan pengabdian.

Materi 2, disampaikan Dr. Muhammad Ikhwan Ahada, S.Ag., M.A., mengulas “Khittah Muhammadiyah dan Tauhid”. Peserta diajak memahami kembali fondasi ideologi gerakan agar lebih mantap dalam bermasyarakat.

Pada sesi setelah istirahat, materi 3 berfokus pada Gerakan Jamaah Dakwah Jamaah, dipandu Dr. Syahdara Anisa Makruf, yang menekankan bahwa kekuatan dakwah lahir dari kebersamaan jamaah di akar rumput.

Sore harinya, peserta mengikuti BSI dan sholat Asar berjamaah, dilanjutkan materi 4 tentang Ibadah Praktis: Tumakninah dalam Sholat yang meneguhkan kualitas ibadah sebagai fondasi gerak organisasi.

Malam harinya, peserta mendapatkan materi 5, kajian ayat pilihan dan sholat Isya, sebelum makan malam dan berlanjut ke materi 6 bertema “Perempuan ‘Aisyiyah Berkemajuan: Berdaya dan Berkarya” oleh Nunung Damayanti.

Kegiatan Ahad dimulai sejak pukul 03.00 dengan materi 7, kajian hadis serta shalat Lail dan Subuh berjamaah. Materi ini memperkuat dimensi spiritual peserta sebagai basis moral gerakan perempuan berkemajuan.

Setelah itu, peserta mengikuti materi 8 berupa kegiatan outbound yang dipandu Eka Anisa Sari, M.I.Kom., sebagai sarana memperkuat kolaborasi, kekompakan, dan kepercayaan diri. Agenda kemudian dilanjut dengan sarapan dan presentasi BMT.

Rangkaian BA ditutup dengan evaluasi, refleksi, dan penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL), yang memastikan setiap peserta dapat mengimplementasikan pembelajaran ke dalam kegiatan PRA.

Melalui Baitul Arqam ini, PRA Tamantirto Utara meneguhkan komitmen melahirkan kader perempuan yang tidak hanya memahami ideologinya, tetapi juga memiliki keterampilan memimpin, berdakwah, dan menjalankan organisasi secara profesional.

Keterlibatan 48 peserta menunjukkan antusiasme kuat untuk menghidupkan gerakan perempuan berkemajuan di tingkat ranting, yang menjadi ujung tombak pelayanan umat.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    1
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow