Hadapi Ancaman Megathrust, Ponpes Sang Pencerah dan SMK Muhammadiyah Petahanan Simulasi Penanggulangan Bencana
KEBUMEN — Pondok Pesantren Sang Pencerah dan SMK Muhammadiyah Petanahan Kebumen selenggarakan simulasi penanggulangan bencana gempa bumi & tsunami pada Sabtu (31/5) pukul 15.30 – 17.30 WIB di komplek Pondok Pesantren dan SMK Muhammadiyah Petanahan.
Pondok Pesantren dan SMK Muhammadiyah Petahanan yang berjarak 3 KM dari Pantai Selatan Jawa ini sebelumnya telah mendapatkan pendampingan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) dari Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) – MDMC PP Muhammadiyah didukung oleh BAZNAS dan PCM Petanahan selama 5 hari baik daring maupun luring dari tanggal 26 Mei sampai dengan 31 Mei 2025 dengan fasilitator Budi Santoso, Wahyu Heniwati, Agus Widodo dan Fahrul Ozi. Simulasi diikuti oleh 250 peserta dari Pondok Pesantren Sang Pencerah, guru dan siswa SMK Muhammadiyah Petanahan, RS PKU Muhammadiyah Petanahan, MDMC Kebumen, dan LLHPB Aisyiyah Kebumen.
Ketua MDMC PP Muhammadiyah, Budi Setiawan saat membuka simulasi menyampaikan pentingnya pondok pesantren Muhammadiyah dan sekolah Muhammadiyah untuk mengimplementasikan satuan pendiidkan aman bencana (SPAB). Mulai dari mengenal risiko bencana, merencanakan mitigasi struktural dan non struktural, membuat standar penanganan bencana, membentuk tim siaga bencana dan menguji kesiapsiagaan bencana dengan simulasi penanggulangan bencana. MDMC berterimakasih kepada BAZNAS yang telah mendukung kegiatan pelatihan fasilitator SPAB berbasis pondok pesantren ini, bahkan sampai pada tahap simulasi penanggulangan bencana.
Sementara Kepala Pelaksana BPBD Kab. Kebumen Drs. Udy Cahyono, M.Si mengatakan daerah kebumen merupakan salah satu daerah di jawa tengah yang memiliki ancaman gempa dan megathrust.
Jadi kalau hari ini Pondok Pesantren Sang Pencerah dan SMK Muhammadiyah Petanahan selanggarakan simulasi penanggulangan bencana gempa bumi dan megathrust sudah tepat sebagai bagian dari strategi penyelamatan secara mandiri saat bencana terjadi. BPBD Kab. Kebumen mengapresiasi program MDMC dan PCM Petanahan yang telah selenggarakan kegaitan SPAB ini.
Ketua PCM Petanahan, dr. Hasan Basuni mengatakan Pondok Pesantren Sang Pencerah dan SMK Muh Petanahan merupakan salah satu amal usaha Muhammadiyah di cabang petanahan yang sudah lama berniat selengarakan pelatihan kesiapsiagaan bencana, dan bersyukur MDMC PP Muhammadiyah memberikan pendampingan SPAB selama 6 hari.
Dimulai dari mengajak seluruh pimpinan pondok pesantren muhammadiyah se- Kabupaten kebumen dan SMK Muh Petanahan untuk mengenal ancaman, kerentanan dan kapasitas bencana, serta memahamkan tentang kewajiban manusia untuk berikhtiar selenggarakan kesiapsiagaan bencana. Karena gempa dan tsunami adalah peristiwa alam yang sudah menjadi ketentuan Allah SWT.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow