UAD Dorong Sekolah Ramah Anak melalui Edukasi Ergonomi dan K3 di PRA Pabelan

UAD Dorong Sekolah Ramah Anak melalui Edukasi Ergonomi dan K3 di PRA Pabelan

Smallest Font
Largest Font

MAGELANG — Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Ahmad Dahlan melaksanakan kegiatan edukasi penerapan prinsip Ergonomi dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Bustanul Athfal (BA) ‘Aisyiyah Pabelan, Mungkid, Kabupaten Magelang. Kegiatan pada Sabtu (16/5) tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman guru dan pengelola sekolah mengenai pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ergonomis bagi anak usia dini.

Kegiatan pengabdian ini diketuai oleh Ir. Choirul Bariyah, ST., MT. dengan anggota tim Agung Kristanto, S.T., M.T., Ph.D. dan Afan Kurniawan, S.T., M.T. Selain itu, kegiatan juga didukung oleh lima mahasiswa dari Program Studi Teknik Industri yang turut terlibat dalam proses survei, pendampingan, dan pelaksanaan edukasi kepada peserta di sekolah.

Tim PkM UAD diterima dengan baik oleh Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Pabelan yang diketuai oleh Arifah Wahyu Hidayati, S.Ag. Kehadiran tim pengabdian mendapat sambutan positif dari pihak PRA sebagai bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas lingkungan pendidikan yang aman dan sehat.

Selain anggota PRA Pabelan, kegiatan ini juga dihadiri oleh kepala sekolah dan perwakilan dari beberapa lembaga pendidikan di wilayah setempat, di antaranya Kelompok Bermain (KB) Tunas Harapan, BA ‘Aisyiyah Batikan, BA ‘Aisyiyah Blangkunan, serta Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Pabelan. Kehadiran berbagai unsur pendidikan tersebut menunjukkan tingginya antusiasme terhadap penerapan prinsip Ergonomi dan K3 di lingkungan sekolah.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya perhatian terhadap penerapan prinsip Ergonomi dan K3 di lingkungan sekolah, khususnya pada pendidikan anak usia dini. Berdasarkan hasil survei awal, ditemukan bahwa aktivitas pembelajaran dan fasilitas sekolah masih memerlukan optimalisasi agar lebih mendukung kesehatan, keselamatan, serta kenyamanan guru dan siswa selama proses belajar mengajar berlangsung.

Tim pengabdian melaksanakan kegiatan melalui beberapa tahapan, yaitu survei awal implementasi Ergonomi dan K3, edukasi postur kerja yang benar, serta sosialisasi standar keselamatan di sekolah. Kegiatan ini melibatkan guru dan anggota PRA Pabelan sebagai pengelola sekolah.

Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan terkait prinsip Ergonomi dan K3. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait prinsip Ergonomi dan K3 sebesar 49,64% setelah mengikuti kegiatan sosialisasi dan edukasi.

Ketua tim pengabdian menyampaikan bahwa penerapan Ergonomi dan K3 di sekolah tidak hanya penting bagi guru, tetapi juga berperan dalam mendukung tumbuh kembang anak melalui lingkungan belajar yang sehat dan aman. Melalui kegiatan ini, diharapkan sekolah dapat mulai merencanakan penyediaan fasilitas yang lebih ergonomis dan membangun budaya keselamatan sejak usia dini.

Kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah awal bagi PRA Pabelan dalam menyusun kebijakan pengelolaan sekolah yang lebih memperhatikan aspek keselamatan, kesehatan kerja, dan kenyamanan aktivitas pembelajaran. Dengan demikian, lingkungan sekolah dapat menjadi tempat belajar yang lebih aman, sehat, dan mendukung kualitas pendidikan anak usia dini.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow