PRM Tritih Wetan dan Mahasiswa UNUGHA Kembangkan Pemberdayaan Masjid Fathurrohman

PRM Tritih Wetan dan Mahasiswa UNUGHA Kembangkan Pemberdayaan Masjid Fathurrohman

Smallest Font
Largest Font

CILACAP — Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Tritih Wetan terus memperkuat peran masjid sebagai pusat dakwah dan pemberdayaan masyarakat. Upaya tersebut diwujudkan melalui kolaborasi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap yang menjadikan Masjid Fathurrohman sebagai lokasi pelaksanaan program tematik MAMUSDA (Masjid/Musala Berdaya): Masjid/Musala Makmur, Indonesia Berkah.

Kerja sama itu diawali dengan kunjungan silaturahmi Kelompok KKN DR 02 ke Masjid Fathurrohman, Tritih Wetan, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, Kamis (16/7). Rombongan mahasiswa dipimpin Ketua Kelompok KKN Sentot Dwi Warsono bersama Aji Sugiarto.

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Ketua PRM Tritih Wetan Slamet Supoyo, Ketua Takmir Masjid Fathurrohman Aji Nugroho, Wakil Ketua PRM Tritih Wetan Bidang Pendidikan Arif Bunyamin, M.Pd., serta perwakilan jamaah.

Slamet Supoyo, mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Masjid Fathurrohman sebagai lokasi pelaksanaan KKN tematik.

"Kami merasa terhormat karena salah satu masjid binaan Muhammadiyah dipercaya menjadi lokasi KKN MAMUSDA. Semoga kolaborasi ini mampu memberikan manfaat yang luas bagi jamaah, memperkuat dakwah, dan meningkatkan pemberdayaan masyarakat di lingkungan masjid," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Fathurrohman, Aji Nugroho, menyambut baik kehadiran mahasiswa UNUGHA.

"Alhamdulillah, kami berterima kasih dan menyambut baik keinginan adik-adik mahasiswa. Semoga bisa menjadi berkah untuk kita semua," katanya.

Ketua Kelompok KKN DR 02, Sentot Dwi Warsono, menjelaskan bahwa program MAMUSDA dirancang untuk mengoptimalkan fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.

"Ada empat luaran utama yang menjadi target kami, yaitu laporan kegiatan, penerbitan buku hasil KKN, artikel ilmiah, dan pembuatan website khusus untuk Masjid Fathurrohman," jelas Sentot.

Dalam pemaparannya, kelompok KKN yang dibimbing Dosen Pembimbing Lapangan Erina Hastuti, M.Pd. itu menyampaikan rencana program selama lima pekan yang akan dijalankan oleh 16 mahasiswa dengan melibatkan para praktisi sesuai bidang keahlian masing-masing.

Program tersebut meliputi sosialisasi bahaya narkoba dan edukasi penanganan ular, pembenahan administrasi serta sarana informasi masjid, penguatan dakwah melalui khutbah Jumat dan Pojok Edukasi, edukasi tanggap bencana bagi siswa SD Mutiara Muhammadiyah bersama praktisi BMKG, hingga peningkatan fasilitas tempat wudu dan penutupan kegiatan.

Melalui sinergi antara PRM Tritih Wetan, Takmir Masjid Fathurrohman, dan mahasiswa UNUGHA Cilacap, program ini diharapkan mampu memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat sekaligus menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi warga Muhammadiyah dan masyarakat Tritih Wetan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    4
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow