AmbulanMu se-Indonesia Siap Bentuk Kepengurusan Pusat

AmbulanMu se-Indonesia Siap Bentuk Kepengurusan Pusat

Smallest Font
Largest Font

BANTUL — Relawan dan pengemudi Ambulans Muhammadiyah (AmbulanMu) se–Indonesia berkumpul di Pantai Tali Wolu, Parangtritis, Kretek, Bantul untuk menghadiri Silaturahmi AmbulanMu Indonesia selama akhir pekan (6–7/7). 

Silaturahmi ini dihadiri 150 unit AmbulansMu dengan jumlah peserta sebanyak 500 relawan dan driver AmbulanMu se-indonesia. Peserta paling jauh hadir dari AmbulanMu Cileungsi, Kabupaten Bogor. Selain dari Kabupaten Bogor, hadir juga peserta lainnya dari Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Hari pertama kegiatan diisi dengan sarasehan dan diskusi antar relawan dan driver AmbulanMu Nasional. Pada diskusi ini, para relawan dan pengemudi AmbulanMu sepakat untuk membentuk kepengurusan tingkat pusat agar mampu menaungi AmbulanMu secara luas dan menjangkau layanan berskala nasional.

Kemudian, hari berikutnya para peserta selepas Salat Subuh menyusuri sekaligus memungut sampah di sepanjang Pantai Tali Wolu. Acara ditutup dengan pelepasan tukik atau anak penyu sebanyak 200 ekor.

Setelah silaturahmi usai, AmbulanMu se-Indonesia melakukan konvoi sejauh 7 km, dari Pantai Tali Wolu ke Bundaran Srandakan. Konvoi berlangsung tertib dengan semua peserta taat lalu lintas dan tidak menyalakan sirine.

Acara ini disambut positif oleh banyak pihak, salah satunya Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DI Yogyakarta memandang Silaturahmi AmbulanMu Nasional sebuah momentum untuk menguatkan keikhlasan relawan dan pengemudi dalam menolong orang tanpa memandang ras, jabatan, dan sebagainya.

“Saya pesan jaga keikhlasan, jadi menolong siapapun tidak memandang agama maupun ras ataupun mungkin jabatan dan lain sebagainya. Kemudian, (silaturahmi) ini bagian dari Maqasid Syariah, di antara tujuannya menjaga jiwa. Maka ini harus betul-betul dijaga rasa saling tolong menolong,” ujar Wakil Ketua PWM DIY, Nur Ahmad Ghojali.

Tak hanya soal membantu manusia, membantu alam juga perlu jadi perhatian utama. Ghojali memandang ini bagian dari eko teologi, artinya dalam beragama tidak hanya ibadah secara vertikal tapi juga dengan makhluk lain, itulah yang ditunjukkan melalui pelepasan anak penyu oleh AmbulanMu Nasional.

Silaturahmi AmbulanMu Indonesia turut dihadiri dr. Agus Tri Widiyantara, M.M.R. Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Sholikah perwakilan MPKS PP Muhammadiyah, Dr. H. Nur Ahmad Ghozali, M.A Wakil Ketua PWM DIY, Arba Riksawan Qomaru, S.E Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bantul, Zainal Arifin Ketua MPKS DIY, M. Farid Hadianto S.E. perwakilan MPKS PDM Bantul, Ahmad Imam Mujaddid Rais, M.IR. Ketua Badan Pengurus LAZISMU Pusat, Agus Suprapto Ketua FORPAM Bantul, Cahya Widada, S.Sos., M.H. Panewu Kretek, Koramil dan Kapolsek Kretek, Babinkamtibmas Parangtritis, Jawatan Keamanan Kapanewon Kretek, serta Jagabaya Kalurahan Parangtritis.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    1
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow