UMY - Dindikpora Banjarnegara Kolaborasi Atasi Kekurangan Guru SD dan Tenaga Informatika
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta - menjajaki kerja sama dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Banjarnegara dalam bidang pendidikan dan pengabdian masyarakat. Pertemuan yang berlangsung pada Rabu (17/9) di Ruang Sidang Komisi, Gedung AR Fachruddin A UMY lantai 5, difokuskan pada solusi atas kekurangan guru Sekolah Dasar (SD) serta kebutuhan tenaga di bidang informatika.
Kepala Dindikpora Banjarnegara, Teguh Handoko, S.Sos., mengungkapkan bahwa daerahnya saat ini mengalami defisit guru SD. “Kami memiliki banyak guru SMP, bahkan sudah berlebih. Sementara di SD justru kekurangan,” jelasnya. Ia juga menyoroti keterbatasan guru Bahasa Inggris di tingkat dasar.
“Mata pelajaran Bahasa Inggris merupakan program baru dari Kemendikdasmen. Namun, jarang ada guru SD yang memiliki kemampuan bahasa Inggris. Karena itu, kami berharap UMY dapat mengirimkan dosen untuk mengajar di sekolah dasar di Banjarnegara,” tambah Teguh.
Selain itu, ia menekankan kebutuhan tenaga informatika yang dapat mendampingi berbagai instansi, termasuk kantor dinas.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan UMY, Prof. Dr. Zuly Qodir, M.Ag., menyatakan kesiapan pihaknya untuk bekerja sama. “Kegiatan hari ini adalah tindak lanjut dari pertemuan kami di Banjarnegara pada Agustus lalu. Kami siap bersinergi melalui skema pengabdian dosen selama tiga tahun,” ungkapnya.
Skema kerja sama ini akan diwujudkan melalui beberapa langkah. UMY berencana mengirim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berdampak ke Banjarnegara pada Januari mendatang. Selain itu, dosen asal Banjarnegara akan diprioritaskan untuk melakukan pengabdian di daerahnya masing-masing. Dosen yang dikirimkan berasal dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Pendidikan Bahasa Jepang (PBJ), dan Teknik Informatika.
Direktur Pendidikan UMY, Dr. Nuryakin, S.E., M.M., juga menawarkan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) satu tahun atau Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) sebagai solusi peningkatan kualifikasi sumber daya manusia (SDM) di Banjarnegara.
Tak hanya di bidang pendidikan, kerja sama ini juga dirancang untuk menyentuh aspek kepemudaan. Prof. Zuly Qodir menyebutkan adanya rencana pelatihan bahasa bagi pemuda Banjarnegara yang berminat bekerja ke luar negeri, khususnya ke Jepang.
Diskusi ini dihadiri Kepala Dindikpora Banjarnegara beserta jajarannya, Direktur Pendidikan UMY, pimpinan Program Studi PBI, PBA, PBJ, serta perwakilan Direktorat Kerja Sama, Global, dan Employability UMY. Pertemuan ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi kolaborasi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Banjarnegara. (FU)
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow