Sambut Milad ke-3, GSSMu Ngaglik Perkuat Soliditas dan Gaungkan Kampanye Menjaga Kelestarian Alam

Sambut Milad ke-3, GSSMu Ngaglik Perkuat Soliditas dan Gaungkan Kampanye Menjaga Kelestarian Alam

Smallest Font
Largest Font

KULON PROGO — Menyambut Milad ke-3, Gerakan Shadaqah Sampah Muhammadiyah Ngaglik (GSSMu Ngaglik) menggelar aksi nyata kepedulian lingkungan melalui rangkaian kegiatan camping, pelepasan tukik, dan penanaman mangrove di kawasan pesisir Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 19–20 September 2026.

Rangkaian kegiatan diawali dengan agenda rutin tahunan Camping Bersama yang berlangsung di Laguna Tengah Pantai Glagah, Sabtu–Ahad (19–20/9). Sebanyak 30 pengurus dan relawan GSSMu Ngaglik mengikuti kegiatan tersebut untuk mempererat silaturahmi, memperkuat soliditas tim, sekaligus memantapkan konsolidasi internal kepengurusan GSSMu Ngaglik.

Semangat menjaga kelestarian alam berlanjut pada Ahad pagi (20/9) di Pantai Pasir Mendit. Kegiatan tersebut berkolaborasi dengan Paguyuban Wana Tirta dan menggandeng Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Al-Khawarizmi Universitas Gadjah Mada (UGM).

Sebanyak 60 relawan gabungan terlibat dalam aksi pelestarian ekosistem pesisir tersebut. Para relawan bersama-sama melepas puluhan tukik (anak penyu) ke laut lepas. Aksi pelepasan tukik menjadi simbol penting sekaligus pesan kepada masyarakat luas tentang pentingnya menjaga keberlanjutan biota laut dan habitat aslinya.

Tidak berhenti di situ, aksi dilanjutkan dengan penanaman 60 bibit mangrove di Kawasan Hutan Mangrove Wana Tirta, Pantai Pasir Mendit. Penanaman mangrove tersebut diharapkan dapat memperkuat benteng alami pesisir dari abrasi sekaligus menyediakan ekosistem yang sehat bagi keanekaragaman hayati lokal.

Ketua GSSMu Ngaglik, Hidayatul Mabrur, menegaskan bahwa Milad ke-3 menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen terhadap kepedulian lingkungan.

“ Kegiatan ini tidak hanya bertujuan mempererat konsolidasi internal pengurus dan relawan, tetapi kami ingin mengirimkan pesan kuat kepada semua pihak tentang pentingnya menjaga alam dan lingkungan (bi’ah) melalui aksi lepas tukik dan tanam mangrove. Kelestarian alam adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Mabrur di sela-sela aksi.

Rangkaian kegiatan tersebut semakin bermakna dengan hadirnya jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngaglik. Drs. H. Dodo Suparjiyoto mewakili PCM Ngaglik, hadir pada malam agenda camping. Kehadirannya menjadi dukungan moril bagi seluruh relawan GSSMu Ngaglik.

Turut mengawal jalannya seluruh agenda, Ayahanda Maman Sulaiman, S.Hut., Sekretaris PCM Ngaglik sekaligus Pengurus GSSMu Ngaglik, serta Kanda Maulana Istu Pradika, S.Si., M.Sc., Wakil Ketua GSSMu Ngaglik.

Kehadiran jajaran pimpinan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Ngaglik, seperti Muhammad Zulfi Ifani, S.IP., M.Sc., Ketua PCPM Ngaglik, dan Naafi Rofiiqoh Makaarimah, S.Pd., M.Cs., Ketua PCNA Ngaglik sekaligus Pengurus GSSMu Ngaglik, semakin menegaskan bahwa kepedulian terhadap kelestarian alam telah menjadi gerakan bersama AMM Ngaglik.

Kehadiran para tokoh pimpinan tersebut juga mempertegas dukungan elemen Muhammadiyah Ngaglik terhadap gerakan pelestarian lingkungan dan pengelolaan sampah berbasis nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan yang diusung GSSMu Ngaglik.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    1
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow