RAKERDA LAZISMU BANTUL 2025: Menguatkan Sinergi untuk Inovasi Sosial dan SDGs
BANTUL – LAZISMU Daerah Bantul sukses menyelenggarakan Rapat Kerja
Daerah (RAKERDA) 2025 di Komplek Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Kampus 2B, Jalan Pramuka, Kota Yogyakarta, Sabtu (22/2).
Dengan mengangkat tema “Sinergi Kebajikan Untuk Inovasi Sosial dan Capaian Sustainable Development Goals (SDGs),” kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat strategi penghimpunan dan penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZISKA).
RAKERDA ini merupakan bagian dari rangkaian perencanaan nasional setelah Rapat Kerja Nasional LAZISMU 2024 dan Rapat Kerja Wilayah LAZISMU DIY 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi kelembagaan, menetapkan kebijakan strategis, serta merumuskan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPB) 2025 guna meningkatkan efektivitas gerakan filantropi Muhammadiyah.
Agenda utama RAKERDA meliputi laporan kinerja Kantor Layanan LAZISMU se-Bantul, pembahasan Indeks Kinerja Umum (IKU) dan Indeks Kinerja Aksi Layanan (IKAL), pengesahan RAPB 2025, serta pemberian penghargaan LAZISMU Bantul Award 2025 bagi kantor layanan yang berprestasi.
Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) ini dihadiri oleh Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bantul, H. Suwandi Danu Subrata, yang turut memberikan sambutan, serta Sekretaris LAZISMU Wilayah DIY, Eka Yuhendri, S.H.I., M.H., yang menyampaikan arahan sekaligus secara resmi membuka kegiatan ini.
Dalam sambutannya, Zainal Arifin selaku Ketua Badan Pengurus LAZISMU Daerah Bantul menyampaikan LAZISMU Bantul berkomitmen mengelola zakat, infak, dan sedekah secara lebih baik agar bantuan yang diberikan benar-benar berdampak luas, mengubah mustahik menjadi muzakki, dan menjadi amanah yang kita jalankan bersama.
“Jika tugas utama LAZISMU adalah membantu mustahik, itu sudah kita lakukan. Maka kita
juga perlu melihat sejauh mana bantuan tersebut membawa perubahan. Apakah mereka yang dulu fakir miskin kini telah bertransformasi menjadi muzakki? Inilah tujuan utama dari program kita, agar bantuan yang disalurkan benar-benar memberikan dampak yang luas dan berkelanjutan di Bantul," jelasnya.
"Karena ini adalah amanah bagi kita semua, menjadi tanggung jawab bersama bagi LAZISMU Bantul untuk mengelola zakat, infak, dan sedekah dengan sebaik-baiknya. Dengan penguatan tata kelola serta strategi penghimpunan yang lebih baik, kami berharap seluruh program ini dapat kita jalankan dan tuntaskan bersama-sama,” lanjutbya.
Kegiatan ini juga menghadirkan Ustaz H. Ali Yusuf, S.Th.I., M.Hum., Ketua Majelis Tarjih dan
Tajdid PWM DIY, yang membawakan materi tentang ketentuan serta mustahik zakat maal, fitri, dan fidyah. Selanjutnya, ada Yuli Nur Rafika, selaku Customer Relationship Manager PT Hasuna, turut menyampaikan materi mengenai implementasi manajemen donatur berbasis CRM (Customer Relationship Management)guna meningkatkan efektivitas dalam pengelolaan dan pelayanan donatur.
Diharapkan hasil RAKERDA ini dapat menguatkan peran LAZISMU Bantul dalam mendukung kesejahteraan umat dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Selain itu, hadirnya Sobatlazismu (sobatlazismu.org) sebagai ‘platform crowdfunding inovatif’ dirancang untuk mempermudah pengelolaan dan penyaluran donasi masyarakat.
Platform ini menjadi faktor utama dalam menciptakan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan, sehingga pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah dapat berjalan dengan lebih transparan, efektif, dan tepat sasaran.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow