PP Nasyiatul 'Aisyiyah Gandeng BSI, Perkuat Literasi dan Ekosistem Keuangan Syariah Perempuan Muda

PP Nasyiatul 'Aisyiyah Gandeng BSI, Perkuat Literasi dan Ekosistem Keuangan Syariah Perempuan Muda

Smallest Font
Largest Font

SURAKARTA — Pimpinan Pusat (PP) Nasyiatul 'Aisyiyah menjalin kerja sama strategis dengan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah sekaligus mendorong kemandirian ekonomi perempuan muda. Sinergi tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dalam rangkaian Tanwir III Nasyiatul 'Aisyiyah di Hotel D'wangsa Lorin, Surakarta, Kamis (6/8).

MoU ditandatangani oleh Ketua Umum PP Nasyiatul 'Aisyiyah, Ariati Dina Puspitasari, bersama Senior Vice President Islamic Ecosystem BSI, Rima Dwi Permatasari. Penandatanganan tersebut disaksikan Ketua PP Muhammadiyah, Agung Danarto, Direktur Retail Banking BSI, Kemas Erwan Husain, serta Kepala Wilayah 7 Semarang BSI, Ficko Hardowiseto.

Sebagai simbol komitmen bersama dalam membangun budaya perencanaan keuangan syariah sejak dini, BSI juga menyerahkan Buku Tabungan Haji Indonesia dan Tabungan Emas kepada PP Nasyiatul 'Aisyiyah.

Kerja sama ini bertujuan memperkuat sinergi dalam pengembangan literasi dan inklusi keuangan syariah, meningkatkan tata kelola organisasi, serta mendukung pemberdayaan ekonomi perempuan melalui berbagai layanan dan ekosistem keuangan syariah yang dikembangkan BSI.

Direktur Retail Banking BSI, Kemas Erwan Husain, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Tanwir III dan Muktamar ke-15 Nasyiatul 'Aisyiyah. Menurutnya, Muktamar bukan sekadar agenda organisasi, tetapi menjadi momentum strategis untuk merumuskan arah gerakan yang semakin maju dan berkelanjutan.

"Kami mengucapkan selamat atas terselenggaranya Tanwir III dan Muktamar ke-15 Nasyiatul 'Aisyiyah. Kami meyakini Muktamar bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum strategis untuk merumuskan arah gerakan yang lebih maju dan berkelanjutan. Tema yang diusung sangat relevan dengan tantangan zaman, sekaligus tetap berlandaskan nilai-nilai Islam," ujarnya.

Kemas menilai Muhammadiyah dan Nasyiatul 'Aisyiyah merupakan mitra strategis BSI karena memiliki kontribusi besar dalam pemberdayaan masyarakat, pengembangan pendidikan, serta pembinaan kepemimpinan generasi masa depan.

"Bagi BSI, Muhammadiyah dan Nasyiatul 'Aisyiyah adalah mitra strategis. Karena itu, penandatanganan MoU ini kami harapkan tidak berhenti sebagai dokumen kerja sama, tetapi menjadi fondasi lahirnya berbagai program nyata yang memberikan manfaat bagi organisasi dan jutaan anggota Nasyiatul 'Aisyiyah di seluruh Indonesia," katanya.

Melalui kolaborasi tersebut, BSI akan mendukung berbagai kebutuhan ekosistem organisasi, mulai dari layanan Tabungan Haji Indonesia, Tabungan Emas, transaksi cashless, pengelolaan keuangan organisasi (cash management), hingga akses pembiayaan bagi pelaku UMKM perempuan.

Kemas menegaskan BSI berkomitmen menghadirkan layanan keuangan syariah yang modern, inklusif, dan mudah diakses oleh seluruh mitra strategis. Ia berharap kolaborasi bersama PP Nasyiatul 'Aisyiyah dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan syariah sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan.

"Kami siap mendukung berbagai program PP Nasyiatul 'Aisyiyah, mulai dari Gerakan Menabung Haji, penguatan layanan keuangan syariah, hingga pemberdayaan ekonomi perempuan," pungkasnya.

Semoga kolaborasi ini mampu memberikan manfaat nyata bagi kader Nasyiatul 'Aisyiyah, memperluas literasi dan inklusi keuangan syariah, memperkuat UMKM perempuan, serta melahirkan generasi perempuan muda yang semakin mandiri, berdaya, dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow