Perkuat Dakwah Inklusif Muhammadiyah, PCM Gamping Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat

Perkuat Dakwah Inklusif Muhammadiyah, PCM Gamping Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat

Smallest Font
Largest Font

SLEMAN — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gamping menyelenggarakan Pelatihan Bahasa Isyarat sebagai upaya memperkuat layanan dakwah inklusif bagi penyandang tuli. Kegiatan ini berlangsung Setiap Jumat  dan Sabtu dalam dua pekan di Aula Kantor PCM Gamping, Sleman.

Pelatihan diikuti 31 peserta yang merupakan perwakilan dari amal usaha Muhammadiyah (AUM) se-PCM Gamping, mulai dari jenjang SD, SMP, SMA hingga SLB, serta dari luar Gamping. Tujuannya adalah membekali peserta kemampuan menerjemahkan bahasa isyarat, sehingga dapat mendampingi dan menyampaikan pesan dari sambutan, arahan, ceramah, maupun aktivitas sehari-hari bagi saudara-saudara tuli.

Pembukaan kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh, antara lain Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman, Majelis Pelayanan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Sleman, pimpinan AUM pendidikan, PCM, dan PRM setempat.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua PWM DIY, Nur Ahmad Ghojali, menyampaikan apresiasi atas inisiatif PCM Gamping yang dinilainya sebagai langkah strategis. “Tidak semua cabang Muhammadiyah memiliki SLB. Karena itu, pelatihan ini merupakan terobosan penting sebagai bentuk perhatian Muhammadiyah kepada saudara-saudara difabel. Saya lebih senang menyebut difable sebagai different of ability yang menekankan kemampuan berbeda, bukan kekurangan sebagaimana istilah disabilitas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ghozali menekankan pentingnya penerjemah bahasa isyarat dalam kegiatan dakwah. Menurutnya, masih sangat sedikit masjid yang menyediakan penerjemah, padahal penyandang tuli memiliki hak yang sama untuk memperoleh akses dakwah, termasuk memahami Al-Qur’an.

Terlebih, PWM DIY saat ini juga sedang mengembangkan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) inklusi secara intensif untuk menjawab kebutuhan tersebut. “Semoga kegiatan ini menjadi amal jariyah bagi para narasumber maupun peserta yang kelak akan memanfaatkan ilmunya,” tambahnya.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, PCM Gamping secara khusus dan Muhammadiyah secara umum, menegaskan komitmennya dalam membangun dakwah yang inklusif, merangkul seluruh kalangan, dan memberikan ruang kesetaraan bagi difabel untuk tumbuh serta berkontribusi di tengah masyarakat.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    2
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow