Pemerintah RI Berencana Relokasi Warga Gaza, Ketua PWPM DIY Beri Kritik Keras
YOGYA – Rencana Pemerintah Republik Indonesia untuk mengevakuasi dan relokasi sementara warga Gaza, Palestina, ke Tanah Air selama genosida Zionis Israel berlangsung menuai berbagai kritik tajam. Banyak pihak menganggap rencana tersebut sangat bertolak belakang dengan perjuangan rakyat Palestina dalam mempertahankan tanah mereka dan justru hal tersebut akan mempermudah Zionis Israel menguasai Palestina, termasuk Gaza.
Salah satu pihak yang menyuarakan sikap tegas adalah Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PWPM DIY). Muhammad Arif Darmawan selaku Ketua meminta kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mempertimbangkan kembali rencana relokasi warga Gaza ke Indonesia.
“Pemuda Muhammadiyah DIY mempunyai kepedulian yang sama dengan bapak Presiden Prabowo Subianto soal kepedulian terhadap Palestina. Namun, kiranya bapak Presiden untuk mempertimbangkan kembali soal relokasi warga Palestina yang kemarin sempat disampaikan,” ujarnya pada Senin (14/4).
Menurutnya, jalan terbaik bagi bangsa Palestina bukanlah relokasi warga. Melainkan, lebih bijaksana jika mengajak seluruh dunia menghentikan genosida yang terus dilakukan Zionis Israel. Oleh karena itu, Arda –sapaan akrabnya, meminta kepada bangsa Indonesia agar terus menyuarakan penghentian genosida kepada rakyat Palestina.
“Merelokasi warga Palestina sama saja memberi peluang kepada penjajah zionis laknatullah menguasai wilayah Palestina dengan lebih mudah. Kita suarakan dari bangsa Indonesia HENTIKAN GENOSIDA!!! Agar berbagai macam bantuan dan relawan bisa membantu perjuangan warga Palestina untuk memerdekakan bangsanya,” tegas Arda.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow