PC IMM Kulon Progo Gelar Refleksi Milad IMM: "Aktualisasi Nilai-Nilai Al Qur'an untuk Membentuk Generasi Islami"

PC IMM Kulon Progo Gelar Refleksi Milad IMM: "Aktualisasi Nilai-Nilai Al Qur'an untuk Membentuk Generasi Islami"

Smallest Font
Largest Font

Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kulon Progo menyelenggarakan kegiatan kajian dalam rangka Refleksi Milad IMM ke-61 di Masjid KH. Ahmad Dahlan Wates pada hari Ahad, 16 Maret 2025 yang diikuti oleh kurang lebih 35 peserta dari kader IMM Kulon Progo dan ortom.

Kajian Refleksi Milad IMM ini mengusung tema "Aktualisasi Nilai-Nilai Al Qur'an untuk Membentuk Generasi Islami yang bertujuan terbentuknya pimpinan dan kader IMM yang senantiasa mengamalkan nilai-nilai Al Qur'an di setiap lini gerakan ber-IMM pada khususnya dan dalam kehidupan sehari-hari pada umumnya. 

Acara dimulai dengan sambutan oleh Ketua Umum PC IMM Kulon Progo, Immawati Syania Icha Sabrina yang menyampaikan beberapa poin penting terkait Refleksi Milad IMM ini, yang mana hingga di usia ke-61 ini, tentu IMM telah menghadapi banyak sekali tantangan yang kompleks, sehingga harus terus mampu melakukan kolaboratif dan adaptif serta berdampak. Dengan adanya refleksi ini menjadi sarana evaluasi dan perlunya membuat gerakan yang lebih progresif. Immawati Syania Icha juga menyampaikan bahwa IMM khususnya, bukan lagi sekedar organisasi semata namun memiliki tanggung jawab dalam membentuk generasi muda yang cerdas intelektual, berakhlak mulia serta berdampak pada masyarakat menjadi hal utama, yang mana generasi muda adalah salah satu aset bangsa. Dalam sambutan ini juga mengajak kepada seluruh kader IMM tuk terus mengisi ruang-ruang publik di manapun sebagai sarana belajar dan berkembang di zaman yang semakin modern ini.

Acara dilanjutkan dengan kajian yang dibersamai oleh Ustadz Muhammad Hasnan Nahar, S.Th.I., M.Ag., selaku ketua bidang TKK DPP IMM. Dalam muqaddimahnya, beliau mengawali dan mengajak untuk merefleksi bulan Ramadhan hingga hari ini. Kemudian beliau juga menyampaikan peran pemuda, yang mana pemuda mempunyai beban yang berat sebagai generasi penerus bangsa di seluruh sektor,  terkhusus di persyarikatan Muhammadiyah ini. Ustadz Hasnan mengutip ungkapan untuk melihat kualitas negara lihatlah pemudanya, kutipan ini menekankan bahwa masa depan dan kualitas suatu bangsa dan negara dapat ditentukan dan dilihat dari kualitas generasi mudanya di masa kini. Begitu pula di persyarikatan Muhammadiyah, keadaan para pemudanya saat ini menjadi prediksi persyarikatan Muhammadiyah di masa mendatang. Sebagai inti kajian, beliau menceritakan kisah-kisah pemuda terdahulu sebagai sosok ideal pemuda yang dapat dipetik hikmahnya, diantaranya menceritakan kisah Nabi Ibrahim Alaihissalam dengan akidahnya yang kuat dan keberaniannya menyampaikan kebenaran. Kemudian kisah Nabi Yusuf Alaihissalam dengan kejujurannya dan menjaga kehormatan dirinya. Serta kisah Ashabul Kahfi dengan keteguhannya dalam mempertahankan keimanan dalam kondisi apapun.

Melalui kisah-kisah tersebut, diharapkan kita mampu mengambil hikmah, meneladaninya, dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai closing statement dalam kajian refleksi ini, Kabid TKK DPP IMM menyampaikan "Sebagai seorang muslim, sebagai seorang mukmin harus memperhatikan dua sisi. Sisi kepribadian atau dalam hal ini akhlak, yang kedua sisi ibadahnya. Percuma akhlak baik kalau ibadah tidak baik, percuma ibadah baik kalau akhlaknya tidak baik. Maka ada sebutannya hablumminallah hablumminannas. Baik terhadap Tuhan, baik terhadap sesama manusia".

Dengan terselenggaranya kajian refleksi milad IMM ini, semoga dapat terbentuknya kader IMM sebagai generasi penerus bangsa dan persyarikatan yang berakhlak mulia nan cerdas intelektual.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow